PEMATANG AUR - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menyampaikan ada tiga kasus Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Seluma yang saat ini bermasalah. Yang pertama kasus pembunuhanan PMI non prosedural di Taipe, kemudian kematian PMI non prosedural asal Seluma di Jepang, dan yang terbaru PMI non prosedural yang dipulangkan oleh KBRI Arab Saudi karena merasa ditipu saat penempatan kerja di sana. Sehingga diimbau agar masyarakat tidak lagi berangkat bekerja ke luar negeri dengan jalur non prosedural. Lebih baik berangkat melalui jalur yang prosedural. "Untuk dikatakan apakah Seluma paling banyak PMI yang non prosedural kita tidak bisa karena kita tidak melakukan pendataan terhadap PMI yang non prosedural. Kalau penyebabnya mereka bekerja ke luar negeri secara non prosedural tentu banyak. Yang pertama mungkin karena faktor ketidaktahuannya. Kedua mungkin karena iming-iming orang yang tidak bertanggung jawab. Selanjutnya mungkin dia tahu non prosedural, karena urusan perut kadang-kadang mengabaikan keselamatan dia sendiri. Kalau untuk paling banyak tidak juga di Kabupaten Seluma. Cuma kemarin itu ada beberapa kasus PMI non prosedural," kata Sri Haryati kepala UPT BP2MI Palembang saat ditemui Radar Seluma sebelum melaksanakan sosialisasi di Disnakertrans, kemarin (20/9). Dijelaskannya untuk meminimalisir PMI non prosedural semua pihak harus bahu membahu harus bersinergi sehingga tidak ada lagi timbul persoalan baru akibat berangkat bekerja ke luar negeri dengan jalur non prosedural. "Untuk yang di Taipe karena itu ada di luar negeri, pemerintah Indonesia tidak bisa mengintervensi apa yang menjadi keputusan hukum di sana. Karena itu pembunuhan kita dalam hal ini hanya bisa membantu pengacara. Pasti walaupun salah negara akan tetap hadir di luar negeri. Dalam hal ini di Taipe Pemerintah Indonesia memiliki perwakilan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI). Kita sudah konfirmasikan kepada KDEI saat ini sedang dalam proses. Kita kemarin berupaya untuk mengurangi masa tahanannya. Namun dari pihak keluarga korban meminta terlalu besar," jelasnya. "Terkait dengan yang di Arab Saudi kita sampaikan kepada masyarakat agar tidak tergiur dengan janji-janji dari orang yang tidak bertanggung jawab. Kejadian ini awal mulanya dijanjikan kerja di rumah sakit. Namun setelah tiba di Arab Saudi malah dipekerjakan sebagai PRT," sambungya. Kemudian untuk PMI yang meninggal di Jepang dijelaskan hal tersebut dikarenakan bekerja di luar negeri secara non prosedural. Apabila prosedurar maka pemulangan jenazah ke Indonesia akan menjadi tanggung jawab perusahaan. "Untuk yang di Jepang kita sudah anjurkan untuk dimakamkan di Jepang karena pertimbangan biaya yang lumayan. Namun keluarga maunya yang bersangkutan dimakamkan di Seluma dan dengan pembiyaan ditanggung oleh keluarga," tutupnya.(adt)
3 TKI asal Seluma bermasalah
Rabu 21-09-2022,14:47 WIB
Reporter : admin5131radarseluma
Editor : admin5131radarseluma
Kategori :
Terkait
Kamis 30-04-2026,12:19 WIB
May Day 2026, SPPM Sukaraja Fokus Kesejahteraan Buruh Lewat Bakti Sosial
Rabu 29-04-2026,08:46 WIB
Ingin Optimalkan PAD di Seluma, Bupati Minta Pendampingan Kajari Seluma
Rabu 29-04-2026,08:00 WIB
Pemda Seluma Rencanakan Pembangunan Jalan Longsor Bunga Mas–Sembayat Tahun 2027
Senin 27-04-2026,12:04 WIB
PKB Final Usulkan Santoso sebagai PAW Almarhum Ramadhansyah
Jumat 24-04-2026,09:11 WIB
Baru Dua Terdakwa Kasus Pungli PPG Kemenag Seluma Diadili, Pasal Alternatif
Terpopuler
Kamis 30-04-2026,14:17 WIB
Turunnya Nabi Isa di Akhir Zaman: Tanda Besar Kiamat yang Mengguncang Iman dan Membawa Keadilan
Kamis 30-04-2026,12:22 WIB
Simak Tips untuk Menjaga Tanah agar Tidak Diserobot Orang Lain
Kamis 30-04-2026,12:19 WIB
May Day 2026, SPPM Sukaraja Fokus Kesejahteraan Buruh Lewat Bakti Sosial
Kamis 30-04-2026,15:28 WIB
Pelatihan Vokasi Untuk Mengisi Perusahaan yang Cari Tenaga Kerja
Kamis 30-04-2026,13:00 WIB
Munculnya Dajjal: Fitnah Terbesar di Akhir Zaman yang Mengguncang Iman Umat Manusia
Terkini
Jumat 01-05-2026,09:00 WIB
Kemnaker Kerjasama dengan Transjakarta, Tingkatkan Kompetensi Pekerja Transportasi, Buka Akses untuk Pekerja
Jumat 01-05-2026,08:00 WIB
Kemnaker Keluarkan Regulasi Pembatasan Alih Daya, Bentuk Perlindungan Pemerintah ke Pekerja
Jumat 01-05-2026,07:02 WIB
Tiga Remaja Diamankan Polsek Sukaraja, Kepergok Curi Getah Karet, Sempat Kena Bogem
Jumat 01-05-2026,06:58 WIB
Terkait Air Sempat keruh, SPPG Masmambang Terima SP 1
Kamis 30-04-2026,15:28 WIB