KAMPAI - Aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Seluma. Kali ini terjadi di Desa Kampai, Kecamatan Talo. Yakni rumah milik korban yang diketahui bernama Jumattul Khairi (50). Kediamannya disantroni pelaku pembobolan rumah. Menurut keterangan korban saat dikonfirmasi Radar Seluma, kronologi kejadian tersebut terjadi pada saat dirinya bersama keluarga sedang terlelap tidur. Pada saat itulah diduga pelaku masuk ke dalam rumah korban dengan masuk melalui loteng teras rumah depan yang belum di plafon dengan memanjat dinding. "Kejadian diperkirakan pukul 02.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB. Saat itu saya bersama keluarga sedang tidur," sampainya. Aksi tersebut baru diketahui pada saat korban terbangun dari tidurnya sekitar pukul 05.00 WIB. Pada saat itu korban terkejut, saat korban mendapati satu sepeda motor miliknya yang diparkir di ruang tamu telah hilang. Yakni sepeda motor jenis honda beat street bernomor polisi BD 5723 PV. Tak hanya sepeda motor saja yang digasak oleh pelaku. Pelaku yang diduga masuk melalui loteng teras rumah depan yang belum di plafon dengan memanjat dinding. Menggasak barang-barang berharga milik korban lainnya. Yakni 4 unit Handphone android yang salah satunya merupakan milik konsumen anaknya yang terletak di dalam kamar dan di depan TV. "Itu ada bekas jejak kakinya. Pelaku masuk dari loteng teras yang sebelumnya belum diplafon. Pelaku mengambil 3 HP di dalam kamar anak saja, 1 HP yang di cas di samping TV, uang tunai sekitar kurang lebih Rp 1 juta an dan satu sepeda motor," terangnya. Setelah berhasil menggasak barang berharga milik korban. Pelaku pun langsung kabur melalui pintu depan dengan membawa barang berharga milik korban. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian hingga Rp 30 jutaan. Karena sepeda motor yang baru dibelinya seharga Rp 21,4 juta dan 4 unit handphone yakni merk samsung A52S, Realme 7I dan OPPO A5S. Serta Handphone merk Redmi 6A milik konsumen yang baru selesai diservice anaknya juga turut digasak pelaku dengan nominal lebih dari Rp 10 Jutaan. Tak terima dirugikan korban pun memilih melaporkan kejadian ini ke Polsek Talo, untuk dapat ditindak lanjuti. "Baru kali ini kejadian di daerah ini," pungkasnya.(ctr)
Terlelap Tidur, Rumah Warga Kampai Disantroni Maling
Jumat 16-09-2022,17:22 WIB
Reporter : admin5131radarseluma
Editor : admin5131radarseluma
Kategori :
Terkait
Senin 26-10-2026,18:53 WIB
Pertalite Kosong Tiga Hari, Aktivitas Warga Tais Sempat Terganggu
Senin 26-10-2026,18:50 WIB
Beredar SK Baru DPP PPP, DPW PPP Kembali Dipimpin Erwin Octavian
Senin 26-10-2026,18:45 WIB
Pemuda Warga Sukaraja Seluma Ditahan Polisi, Bawa Kabur Pelajar 13 Tahun ke Bengkulu Utara
Minggu 25-10-2026,18:33 WIB
Izin Helipad PT ESDMu Tinggal Prrsetujuan Gubernur? Gerakan Anak Ulu Alas Akui Belum Dalami Kebenaran
Jumat 23-10-2026,23:56 WIB
Satpol PP Tertibkan PKL di Alun-Alun Tais, Pedagang Sayur di Jembatan Layang Jadi Sasaran
Terpopuler
Senin 26-10-2026,18:50 WIB
Beredar SK Baru DPP PPP, DPW PPP Kembali Dipimpin Erwin Octavian
Senin 26-10-2026,18:53 WIB
Pertalite Kosong Tiga Hari, Aktivitas Warga Tais Sempat Terganggu
Senin 26-10-2026,18:45 WIB
Pemuda Warga Sukaraja Seluma Ditahan Polisi, Bawa Kabur Pelajar 13 Tahun ke Bengkulu Utara
Terkini
Senin 26-10-2026,18:53 WIB
Pertalite Kosong Tiga Hari, Aktivitas Warga Tais Sempat Terganggu
Senin 26-10-2026,18:50 WIB
Beredar SK Baru DPP PPP, DPW PPP Kembali Dipimpin Erwin Octavian
Senin 26-10-2026,18:45 WIB
Pemuda Warga Sukaraja Seluma Ditahan Polisi, Bawa Kabur Pelajar 13 Tahun ke Bengkulu Utara
Minggu 25-10-2026,18:33 WIB
Izin Helipad PT ESDMu Tinggal Prrsetujuan Gubernur? Gerakan Anak Ulu Alas Akui Belum Dalami Kebenaran
Sabtu 24-10-2026,20:31 WIB