BENGKULU - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah didampingi Bupati/Walikota menyampaikan aspirasi kepada Komisi V DPR RI, Hal ini dilakukan dalam upaya jangka panjang menanganan permasalahan banjir di wilayah Provinsi Bengkulu. Dimana saat ini telah terdampak hampir di seluruh kabupaten-kota se Provinsi Bengkulu. Rohidin juga membahas terkait dukungan anggaran dari pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, baik itu jalan provinsi, kabupaten/kota maupun jalan penghubung kecamatan. “kita sampaikan aspirasi ke Komisi V DPR RI ini untuk menangani permasalahan banjir, utamanya jangka panjang serta perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan, Pemprov Bengkulu membutuhkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat.” Ping jaw Rohidin. Terlebih dari struktur APBD 2022 Provinsi Bengkulu sebesar Rp 2,838 terliun rupiah lebih, anggaran belanja pembangunan hanya sebesar 45,43 persen (Rp 1, 289 terliun rupiah lebih). Sementara anggaran infrastruktur hanya sebesar 17,49 persen (Rp 225 miliar rupiah lebih). "Dari data yang kita (Pemprov Bengkulu) sampaikan ini rasanya sangat sulit untuk memperbaiki jalan dalam kondisi sedang saja secara menyeluruh. Maka kehadiran Komisi V DPR RI saya kira sangan penting untuk bisa melihat dan menyampaikan aspirasi kami atas nama masyarakat Bengkulu terkait kebijakan penganggaran secara nasional," papar Gubernur Rohidin. Lanjut Gubernur, terhadap penanganan banjir jangka panjang, Pemprov Bengkulu dan kabupaten/kota yang terdampak juga membutuhkan dukungan anggaran pemerintah pusat. Seperti anggaran terkait usulan pembangunan dari BWSS VII yaitu pembangunan Groin dan Jetty pada muara Sungai Bengkulu, Pekerjaan Normalisasi dan Pekerjaan Tanggul di Sungai Bengkulu, Pembangunan Kolam Retensi Pengendali Banjir dan Peningkatan Kapasitas Sistem Pompa. "Termasuk terhadap usulan pembangunan infrastruktur penanganan banjir jangka panjang, jelas BWSS VII juga membutuhkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat," tutupnya. DPR RI Sebut Penanggulangan Banjir Terkendala Anggaran SEMENTARA ITU Anggota Komisi V DPR RI Suryadi Jaya Purnama mengungkapkan, konsep penanganan banjir di Bengkulu sebetulnya sudah ada. Diantaranya dengan perencanaan membangun kolam-kolam retensi, termasuk juga pembangunan tanggul. Namun yang menjadi permasalahan adalah kurangnya anggaran baik itu yang bersumber dari APBN maupun APBD untuk pembangunan infrastruktur penanganan banjir tersebut. "Oleh karena itu, kepada pemerintah pusat, kami mendorong adanya realokasi anggaran dari daerah-daerah yang sudah maju, infrastrukturnya sudah bagus ke daerah yang lebih membutuhkan seperti bengkulu. Ini yang akan kami perjuangkan," ujar Suryadi usai mengikuti pertemuan Tim Kunker Komisi V DPR RI dengan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Forkopimda, serta Bupati/Wali Kota se-Bengkulu. Sementara, terkait usulan dukungan anggaran pembangunan infrastruktur dan penanganan banjir jangka panjang tersebut, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae mengatakan, pihaknya akan memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat Bengkulu yang disampaikan Pemprov Bengkulu. "Jadi ini tepat sekali karena bertepatan dengan pembahasan anggaran di Komisi V hingga 8 September. Ditambah lagi dengan adanya UU Nomor 2 Tahun 2022 tentang jalan, sehingga apa yang disampaikan Pak Gubernur tadi, aspirasi ini sangat terbuka untuk ditindaklanjuti di tahun 2023 mendatang," jelasnya. Dari kunjungan ini sambungnya, Komisi V DPR RI mendapati banyak masalah di Bengkulu yang belum tertangani dengan baik. Banjir yang melanda 8 kabupaten/kota se-Bengkulu adalah salah satunya. Berdasarkan temuan dari kunjungan ini, Suryadi mengatakan, Komisi V akan memperjuangkan keadilan dan pemerataan alokasi anggaran infrastruktur melalui para mitra kerjanya. "Karena di Bengkulu sendiri Pemprov hanya menganggarkan Rp225 miliar untuk infrastruktur. Sementara di Kementerian PUPR ada 1 kegiatan saja bisa sampai Rp900 miliar. Misalnya renovasi TMII. Saya kira ini perlu ditinjau ulang. Beberapa proyek yang tidak terlalu penting bagi masyarakat harus betul-betul dikaji, kemudian anggarannya bisa kita sebar ke beberapa daerah seperti Bengkulu,"pungkasnya.(Ken)
Gubernur dan Walikota Ngaku Penanggulangan Banjir, Terkendala Anggaran
Senin 05-09-2022,13:14 WIB
Reporter : admin5131radarseluma
Editor : admin5131radarseluma
Kategori :
Terkait
Senin 30-03-2026,13:30 WIB
Gubernur Helmi Hasan Luncurkan Diskon 50 Persen Pajak Kendaraan Non-BD
Sabtu 14-03-2026,11:38 WIB
Atasi Blank Spot di 40 Desa Bengkulu, Gubernur Bengkulu Sowan ke Menteri Komdigi
Kamis 12-03-2026,09:00 WIB
Pemprov Bengkulu Perkuat Pelestarian Pesisir melalui Pembentukan KKMD
Rabu 11-03-2026,10:07 WIB
Gubernur Minta Percepatan Infrastruktur dan Penguatan Layanan Kesehatan, Temui Wamenkeu
Sabtu 07-03-2026,09:07 WIB
Stok Aman, Pemda Provinsi Imbau Warga Tidak Panic Buying
Terpopuler
Selasa 31-03-2026,12:25 WIB
Toyota Resmi Perkenalkan Toyota Super 2026 MPV Terbaru yang Menggabungkan Desain Klasik dengan Teknologi Moder
Selasa 31-03-2026,13:02 WIB
Jam 15.00 WIB Pengumuman SNBP, Peserta Seleksi SNBP 2026 806 Ribu Pelajar, Diterima Hanya 189 Ribu
Selasa 31-03-2026,23:53 WIB
Warga Garap Lahan HGU, Bisa Dipidana? Ini Penjelasan Lengkapnya....
Selasa 31-03-2026,16:51 WIB
Pemkab Seluma Matangkan RKPD 2027 Lewat Musrenbang, Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas
Selasa 31-03-2026,12:34 WIB
Mitsubishi Pajero Sport Mobil Desain Mewah dan Canggih Selalu Memikat Minat Para Pecinta Otomotif di Tanah Air
Terkini
Rabu 01-04-2026,11:00 WIB
Menjaga Shalat Tepat Waktu: Kunci Ketenangan Jiwa dan Jalan Menuju Ridha Allah
Rabu 01-04-2026,10:00 WIB
Usai Lebaran, Harga Bapok Naik, DKP Seluma Akan Turun Cek Pasar
Rabu 01-04-2026,09:04 WIB
Tindak Lanjuti Laporan, Menaker Sidak Perusahaan di Semarang
Rabu 01-04-2026,07:02 WIB
Jajaran Polres Seluma Gelar Aksi Bersih Pantai
Rabu 01-04-2026,06:38 WIB