TUMBUAN - Hujan lebat hampir sepanjang hari kemarin (25/08) membuat tanah labil dan berakibat longsor. Tanah longsor terjadi di Desa Tumbuan Kecamatan Lubuk Sandi tepatnya di arah perbatasan dengan Desa Rena Panjang atau sekitar 100 dari jembatan ke arah Tais. Tebing setinggi 8 meter sebelah kiri dari Tais menuju arah Sukaraja lonsor menutupi siring jalan. Material longsor yang terdiri dari tanah, bebatuan dan tunggul kayu besar tidak hanya menutupi siring di pinggur jalan, melainkan juga menutupi sepertiga jalan. Tumpukan material longsor tersebut membuat pengguna jalan dari arah Tais harus agak menengah mengambil lajur dari arah Sukaraja. Jika tidak mau terperosok dalam material longsor. Material longsor tersebut memang tidak membahayakan, tetapi jika dibiarkan maka tanah itu akan semakin meluber ke jalan dan membuat becek serta licin, dan itu yang akan membahayakan pengendara. Salah satu warga sekitar tepatnya rumah di seberang lonsor Mike (28th) yang merupakan IRT mengatakan, bahwa longsor tersebut terjadi sekitar jam 10.00 WIB Kamis (25/08). "Runtuhnya tebing beserta tunggul kayu besar itu terjadi sekitar pukul 10.00 pagi menjelang siang tadi, beruntung tidak bertepatan dengan orang lewat," katanya. Dilanjutkan ibu dari Mike yang rumahnya bersebelahan dengan kediaman Mike, longsor itu memang tidak seberapa tapi sudah menutupi siring jalan. " Longsor itu tidaklah begitu besar, cuma menutupi siring jaln dan sepertiga jalan. Akan tetapi jika dibiarkan maka kami di seberang jalan ini akan mendapat akibatnya karena jika hujan lebat, maka air yang biasanya lewat siring akan meluber ke jalan dan bisa sampai dan membanjiri rumah kami," imbuhnya. Kemudian sampai sekitar jam 14.00 belum ada pihak yang datang untuk membersihkan material lonsor tersebut. "Sampai sekarang (saat itu sekitar jam 14.00 saat Radar Seluma ke lokasi) dia mengatakan belum ada yang datang untuk melihat longsor baik pihak desa pak kades dan perangkatnya maupun pihak kecamatan ataupun pihak terkait lainnya. Kami dari tadi berada di sini belum ada pihak yang mengambil gambar ataupun yang lainnya," tutupnya. (mrs)
Hujan Lebat, Longsor di Tumbuan
Jumat 26-08-2022,09:06 WIB
Reporter : admin5131radarseluma
Editor : admin5131radarseluma
Kategori :
Terkait
Rabu 08-04-2026,10:00 WIB
Banjir Seluma, Dua Jembatan Gantung Rusak, Namun BTT Belum Bisa Digunakan
Rabu 08-04-2026,09:00 WIB
Komisi DPRD Seluma Bahas LKPD Tahun 2025
Rabu 08-04-2026,08:00 WIB
Sempat Hilang Saat Mancing di Sungai Air Talo, Seorang Warga Ditemukan Selamat
Selasa 07-04-2026,18:41 WIB
Perintah Gubernur, PUPR Bengkulu Cek Jembatan Air Matan Rp 16 yang patah di Seluma
Selasa 07-04-2026,17:36 WIB
Jembatan Matan Senilai Rp 16 M di Seluma Patah, Baru Diresmikan Gubernur
Terpopuler
Rabu 08-04-2026,01:00 WIB
New Research from ACES Institute Examines the True Cost of "Doing the Right Thing" in Business
Selasa 07-04-2026,17:36 WIB
Jembatan Matan Senilai Rp 16 M di Seluma Patah, Baru Diresmikan Gubernur
Selasa 07-04-2026,18:41 WIB
Perintah Gubernur, PUPR Bengkulu Cek Jembatan Air Matan Rp 16 yang patah di Seluma
Selasa 07-04-2026,17:44 WIB
DLH Seluma Turun ke PT OSL, Ini Yang Ditemukan Pihak DLH
Selasa 07-04-2026,17:50 WIB
Cara Sertipikatkan Tanah untuk Pertama Kali secara Mandiri, Lengkapi Syarat Berikut
Terkini
Rabu 08-04-2026,14:00 WIB
Islam Rahmatan Lil ‘Alamin: Cahaya Kasih Sayang yang Menyinari Seluruh Alam Semesta
Rabu 08-04-2026,13:17 WIB
“Akhlak Nabi Muhammad SAW: Teladan Agung Sepanjang Zaman yang Menerangi Kehidupan Umat”
Rabu 08-04-2026,10:00 WIB
Banjir Seluma, Dua Jembatan Gantung Rusak, Namun BTT Belum Bisa Digunakan
Rabu 08-04-2026,09:00 WIB
Komisi DPRD Seluma Bahas LKPD Tahun 2025
Rabu 08-04-2026,08:00 WIB