Tanpa Jumbo

Kamis 30-06-2022,15:42 WIB
Reporter : admin5131radarseluma
Editor : admin5131radarseluma

Tiba-tiba saja, pekan lalu, restoran itu ditarik ke tengah laut. Justru ketika Covid sudah reda. 'Istana' itu terus ditarik menjauhi pantai. Banyak orang memotret kepergiannya. Kian jauh. Kian ke laut selatan.

Tiga hari kemudian muncul berita singkat: JUMBO tenggelam di Laut China Selatan. Di dekat kepulauan Spratly. Posisinya sudah di selatan Hanoi. Sudah di selatan Manila. Berarti tidak dipindah ke Vietnam. Atau Filipina.

Akan dibawa ke mana restoran JUMBO?

Tidak ada yang tahu. Perusahaan merahasiakannya kuat-kuat. Dugaan saya: akan dibawa ke Batam. Masuk dok di Batam. Atau dibawa ke Singapura. Dijual sebagai besi tua. Tempulu harga besi tua lagi tinggi. Apalagi kalau kapalnya buatan Jepang.

Saya ikut sedih JUMBO telah pergi. Tapi ya sudahlah. Yang pergi harus pergi. Yang datang harus dinanti. (Dahlan Iskan)

 

Baca Juga: Keliling Dunia di Madiun

 

Komentar Pilihan Dahlan Iskan di Tulisan Berjudul Imam Trump

Otong Sutisna

Tulisan ini ga seru bah, mungkin harus berguru pada drh.indro....siapkan 1 galon kopi dan 4 pak rokok

 

thamrindahlan

Abortus provocatus criminalis merupakan tindak pidana yang dilakukan oknum dokter (dukun beranak) dan si nyii (plus kelurrga) yang menggugurkan kandungan (hamil). Aborsi hanya boleh dilakukan karena alasan medis. Alasan selain itu (malu, aib ,dlsb) bertentangan dengan kaedah Agama. Melarang Pembunuhan Janin = Manusia itulah alasan moral Donald Trump. tegas berkata tidak boleh Aborsi melalui kekuatan hukum MA di Amerika. Hidup DT. Di negeri ini masih banyak terjadi Aborsi disebut malpraktek kedokteran dilakukan secara illegal bersebab tinggi nya demand karena si nyi hamil diluar nikah .Hebat Om DT Sang Pejuang Kemanusiaan. Salamsalaman.

 

bagus aryo sutikno

Ra ono email dari redaksi buatku mBah Mars. Mereka paling pingin via TOA saja.

 

Mbah Mars

Judulnya anomali di negeri jagoan demokrasi. Lha mosok, jabatan hakim agung yang strategis dibuat seumur hidup. Biar thuyuk-thuyuk pikun pun, asal belum meniggal tidak bisa diganti. Sakjane jalan pikire wong Amerika ki piye to ?

 

Abu Abu

Dahlan Iskan juga memperjuangkan ideologinya lewat tulisan. Imam Dahlan.

 

Gito Gati

Kalau PKB mau merangkul NU, Jangan biarkan cak imin berlama2 jadi ketumnya. Kader NU itu banyak. Mengapa harus cak imin? Kalau Gusdurian disuruh legowo oleh kyai imam jazuli, harusnya cak imin juga harus legowo lengser dari ketua umum. Tapi apa mungkin? Hal yang sama bagi Gusdurian, apa mungkin menerima cak imin? PKB harus cari sosok baru yang bisa diterima Gusdurian dan kubu cak imin. Baru warga NU mungkin akan fikir2 nyoblos PKB

 

JIM vsp

Ky. Imam Jazuli juga sebagai penulis aktif di DISWAY kolom Opini, dan sangat militan menggaungkan PKB, Abah pun beberapa kali mengangkat tulisan tentang beliau (endorsment personal), akhirnya semua pembaca setia Disway yang dulu tidak kenal beliau, akhirnya kenal, minimal tahu, pilpres tidak lama lagi, masih ada waktu untuk bersiap- siap, apakah DISWAY ini termasuk instrumen persiapan? ANDA LEBIH TAHU. Saya hanya ingin dengan tegas mengatakan ,, TOLAK ABORSI , tanpa ada alasan medis yang kuat. Terimakasih Gus Trump. Tabik

 

dabaik kuy

mudahnya: .... islam type 2 mudah membid'ahkan orang lain.... islam type 3 mudah me-radikal-kan orang lain .... makanya indonesia sekarang gaduh karena islam type 3 dan type 2 banyak memegang kekuasaan.... kalau islam type 1 berkuasa maka damai karena islam type 1 tidak menyerang orang lain (menyerang dgn diksi: bid'ah atau radikal)

 

h rian

Dari observasi saya, NU kultural pun saya kira agak terlalu permisif (apa-apa boleh, apa-apa tidak apa-apa). Tradisi yang "nyrempet-nyrempet" keluar dari syariah pun dibolehkan, cukup wajar kalau sering jadi sasaran dibid'ah2kan. Saya cukup dekat dengan komunitas ruqyah di kota saya. Dari cerita2, banyak pasien ruqyah yang mengaku NU (kultural) setelah diwawancara dan disurvey, ternyata di rumahnya ada rajah, pusaka, wirid2 aneh, dll, bahkan tidak jarang pasien dari keluarga kiai.

 

dabaik kuy

Peta Islam di Indonesia ada 3 Type... 1. Mengikuti 4 Madzhab (NU Kultural) ... 2. Mengkuti madzhab kelompok (Salafi, Muhammadiyah, Persis) klaim nya tanpa madzhab padahal mengikuti madhab kelompoknya (ustadz nya) , cirinya ada membid'ah kan orang diluar kelompok mereka ... 3. Islam Liberal, cirinya suka me-radikal-kan kelompok diluar mereka (sebagian NU struktural, JIL, islam KTP, dan phobia islam ).... 8 tahun terakhir ini islam type 3 menguasai Indonesia termasuk penegakan hukumnya (makanya yg dikelompok mereka aman, suit masuk penjara walau kesalahannya jelas)... 3 periode terakhir NU, islam type 3 juga menguasai NU struktural (bukan NU kultural, karena NU kultural itu islam type 1 diatas)...

 

Dacoll Bns

Resiko demokrasi diterapkan, kalau yg konservatif menang lewat jalur demokrasi legal seperti ini, maka pihak liberal yg mendukung juga harus menang lewat cara yg sama.Ini sudah koneskuensi dari negara demokrasi, siapa yang menang dan duduk di parlemen/pemerintahan lah yg berkuasa menentukan segalanya. Yang diharapkan tentu saja jika nanti terjadi sebaliknya jangan dongkol seperti pedukung trump Januari 2021 yg lalu sampai menduduki Capitol, rebut dengan cara yg demokratis juga.

 

Jimmy Marta

Sejak dua tahun lalu gencar merazia tk ilegal. Banyak buruh meninggalkan malaysia. Akhirnya teriak sendiri kekurangan terutama buruh disektor perkebunan sawit. Akhirnya kran dibuka lg. Buruh juga manusia, harus diperlakukan secara manusiawi.

 

Liam Then

Analisa pas-pas an saya , Kiai Imam Jazuli tidak sedang berpolitik praktis. Beliau sedang memperjuangkan sesuatu yang sangat penting. Membangkitkan kesadaran politik khususnya pada pengikut NU akar rumput yang sangat banyak ,supaya mau aktif sadar politik dulu. Supaya mandatnya tidak sembarang di klaim tiap musim pemilihan. Yang paling logis dan sederhana ,ya memang di dorong ngumpul ke PKB dulu. Mungkin di harapkan beliau,PKB menjadi kawah candradimuka untuk bakat-bakat muda NU. Agar nanti mampu lulus menjadi pendekar politik yang kuat membela kepentingan pengikut NU yang banyaknya bukan main itu. Karena realitasnya sekarang. Pengikut NU ditarik kesana dan kesini, dapatnya cuma jadi wawali,wabub,wagub,wapres. Kita sudah tau kalo sudah awalannya wa wa wa. Kebanyakan sedih dan senyap ceritanya. Kiai Imam Jazuli ibaratnya sedang merintis "start up" politik untuk pengikut NU, lewat PKB. Main sabar dan panjang, bersandar pada kuat nya karakter pengikut NU. Yang nanti akan pelan-pelan merevolusi PKB , dari partai spesialis "diajak" koalisi. Menjadi partai pemimpin koalisi. Begitulah kira-kira.

 

Liam Then

Tentang duel antara pro dan anti aborsi di Amerika. Komen saya cuma ini ; ternyata orang amerika masih ada juga yang tidak suka pakai sarung.

 

Hidan Fortune

Andai bisa komentar sambil kirim screenshot halaman Disway. Abah yg sudah tahu betapa tersiksanya membaca diantara iklan yg berjejel numpuk dan berlapis dari atas ke bawah hingga tulisan hanya dua baris yg tersisa...

 

donwori

abah... kenapa di portal disway sama sekali tidak meliput berita dugaan pemerkosaan santri di salah satu ponpes di Banyuwangi? padahal kasusnya masih anget dan korban sudah lapor ke polisi. tapi terduga pelaku yg merupakan pengasuh ponpes tsb malah mangkir dari panggilan. apa karena ponpesnya terafiliasi dengan NU dan terduga pelakunya mantan anggota DPRD jatim? kok kesannya NU cuci tangan dan ga mau tau tentang kasus ini. jangan sampai kejadian serupa dulu di Jombang terulang lagi di Banyuwangi karena pelakunya yg orang kuat dan punya massa organisasi keagamaan. bandingkan dengan kasus warung sayap suci. pelaku udah diciduk, warung sudah ditutup di semua cabang. persekusi sudah ramai2 dilakukan GP ansor. Kiai Imam Jazuli juga sampai rela bikin tulisan di disway tentang kasus sayap suci. standar ganda kah? yang penasaran beritanya cari aja di detikcom. disini ga bisa paste link.

 

dabaik kuy

coba lihat kasus pendeta memperkosa.. sulit juga di proses.... bedakan kelakuan kriminal seperti perkosaan dan kelakuan penghinaan.... menghina bunda maria berarti menghina seluruh org kristen... yg tdk merasa terhina maka di pertanyakan mungkin dia kristen liberal spt juga ada muslim yg tdk merasa terhina maka dia umunya islam liberal.... jd bedakan kriminal (perorangan) dan penghinaan , (menghina seluruh pemeluk agama tsb)

 

edi hartono

 

Kategori :