PASAR TALO - Perambahan kawasan Cagar Alam (CA) diduga kembali terulang. Dugaan perambahan CA kali ini kembali terjadi di kawasan CA yang berada di lokasi Pasar Talo, Kecamatan Ilir Talo. Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pasar Talo Recci Dwi Chandra dikonfirmasi kemarin (9/8) mengatakan seharusnya warga tidak diperbolehkan untuk membukan lahan cagar alam. Terlebih lagi untuk menanam kelapa sawit. Hal itu sangat melanggar peraturan kehutanan. \"Sekalipun yang bersangkutan memgaku tanah tersebut milik mereka jika masuk kawasan hutan cagar alam siapapun tidak bisa memiliki,\" ujarnya. Disamping itu perwakilan masyarakat yang juga merupakan mantan Ketua BPD Desa Pasar Talo Samsul Bahri mengatakan sesuai dengan aturan bahwa tanah kawasan cagar alam tidak diperbolehkan dibuka. \"Kami mengharapkan kepada pemerintah desa dan instansi terkait agar segera ditertibkan, bila perlu turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan,\" harapnya. Di sisi lain Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Seksi Wilayah II Seluma. Sudah menerima laporan adanya aktivitas perambahan CA, untuk dijadikan areal perkebunan kelapa sawit. Dugaan perambahan kawasan CA tersebut diduga mulai dirambah dan dijadikan lokasi kebun sawit oleh sejumlah oknum warga sekitar. Hal tersebut sontak menjadi perhatian pihak terkait, yang khawatir dengan ancaman abrasi dan banjir Rob. Dari laporan yang diterima, setidaknya ada lebih kurang 3 hektare kawasan CA yang telah disulap menjadi lokasi kebun sawit. Bahkan, diantara lokasi yang dirambah. Telah dipasang pagar kawat berduri. Menindak lanjuti hal tersebut, Kepala Seksi Konservasi BKSDA Wilayah II Seluma, Mariska Tarantona, S Hut mengatakan, jika pihaknya akan mengecek kembali lokasi yang disebutkan warga setempat. \"Ini nanti akan kita tindak lanjuti, apakah lokasi ini masih di lokasi yang kemarin apa di lokasi baru. Dan yang pastinya kita akan memastikan apakah itu masih di loaksi atau tidak. Jika masuk pada lokasi, maka akan kita tindaklanjuti,\" singkat Mariska. Diketahui, jika untuk di lokasi Pasar Talo. Untuk total luas CA saat ini mencapai sekitar kurang lebih 487 Hektare. Sebelumnya, ditahun 2020 yang lalu. Seksi Konservasi wilayah II BKSDA Bengkulu, pernah melakukan kegiatan penebangan terhadap tanaman kelapa sawit yang diklaim masuk ke kawasan CA Pasar Talo. (apr/ctr)
Kawasan CA Pasar Talo Diduga Dirambah Jadi Kebun Sawit
Selasa 10-08-2021,01:43 WIB
Reporter : Radar seluma
Editor : Radar seluma
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 06-04-2026,09:22 WIB
Resmi Tutup, Pabrik CPO PT Agrindo Indah Persada Sedang Selesaikan Proses PHK Ratusan Pekerja
Senin 06-04-2026,08:02 WIB
Warga Niur Meninggal di Mobil Saat Antre BBM di SPBU Sukaraja, Serangan Jantung
Senin 06-04-2026,07:59 WIB
Kemnaker Buka Lagi Pembinaan K3 Gratis untuk 2.100 Peserta
Senin 06-04-2026,10:14 WIB
Program Budikdamber untuk Pemenuhan Gizi Masyarakat di BS, Dapat Dukungan Bupati
Senin 06-04-2026,17:19 WIB
Data Sementara, 862 KK di Seluma Terdampak Banjir, BPBD Kerahkan Tim dan Siapkan Dapur Umum
Terkini
Selasa 07-04-2026,05:00 WIB
CAPHRA: Sovereignty and Human Rights Must Be the Foundation of Public Health Policy
Selasa 07-04-2026,03:00 WIB
A New Songkran Landmark in Silom for 2026
Selasa 07-04-2026,01:00 WIB
Wycombe Abbey Expands to Thailand, Supporting Bangkok’s Emergence as an Asian Education Hub
Selasa 07-04-2026,00:00 WIB
Launch of the Asian Hackathon for Green Future 2026 with a Total Prize Pool of USD 24,000
Senin 06-04-2026,20:00 WIB