IPM Seluma Terendah di Provinsi Bengkulu, Hanya 72,49

IPM Seluma Terendah di Provinsi Bengkulu, Hanya 72,49

Kantor Bupati Seluma--

 

PEMATANG AUR, Radarseluma.disway.id- Kabupaten Seluma masih menghadapi pekerjaan rumah besar dalam meningkatkan kualitas pembangunan manusia. Berdasarkan data Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Seluma mencatat angka 72,49 dan menjadi daerah dengan capaian terendah dibandingkan kabupaten dan kota lainnya di Provinsi Bengkulu.
 
 
Dikutip dari salah satu media, capaian tersebut menunjukkan bahwa pembangunan manusia di Kabupaten Seluma masih perlu mendapat perhatian serius, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara merata.
 
Meski berada di posisi terbawah, IPM Seluma masih masuk dalam kategori tinggi. Namun, kondisi ini menjadi gambaran bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia harus terus didorong agar Seluma mampu mengejar ketertinggalan dari daerah lain.
Ada tiga aspek utama yang menjadi penentu peningkatan IPM, yakni kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak. Ketiganya saling berkaitan dan membutuhkan perhatian melalui program pembangunan yang berkelanjutan.
Di bidang kesehatan, pemerataan pelayanan dan fasilitas kesehatan menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
 
Sementara pada sektor pendidikan, peningkatan akses serta mutu pembelajaran perlu terus diperkuat, termasuk menjangkau masyarakat di wilayah pelosok.
 
Selain itu, peningkatan kesejahteraan ekonomi juga menjadi tantangan tersendiri. Penguatan lapangan pekerjaan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta peningkatan pendapatan diharapkan dapat mendorong standar hidup yang lebih baik.
 
Dengan capaian IPM sebesar 72,49, Kabupaten Seluma masih memiliki pekerjaan besar untuk mempercepat peningkatan kualitas pembangunan manusia. Pemerintah daerah diharapkan dapat menjadikan capaian tersebut sebagai bahan evaluasi dalam menentukan prioritas pembangunan ke depan, sehingga peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat dirasakan secara lebih merata.(adt)

Sumber: