Kepala BGN Ingatkan Relawan MBG, Terkait Hal Ini Beliau Tegaskan

Kepala BGN Ingatkan Relawan MBG, Terkait Hal Ini Beliau Tegaskan

Kepala BGN Ingatkan Relawan MBG, Terkait Hal Ini Beliau Tegaskan--

 

JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengingatkan seluruh relawan dan personel Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan tidak mengabaikan standar operasional prosedur (SOP) dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pesan tersebut disampaikan Sudaryono saat melakukan kunjungan sekaligus meninjau langsung operasional dapur SPPG di wilayah DKI Jakarta, Senin (24/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Sudaryono yang akrab disapa Mas Dar menekankan bahwa pelaksanaan program MBG tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan tugas teknis. Setiap personel SPPG memiliki tanggung jawab untuk memastikan makanan dan pelayanan yang diberikan kepada penerima manfaat memenuhi standar yang telah ditetapkan.

“Kerja pakai hati ya, kerja pakai hati. Ya SOP itu, SOP,” ujar Sudaryono saat memberikan arahan kepada personel SPPG.

 

BACA JUGA:Pengukuran Tanah Maksimal 12 Hari, Ini 3 Transformasi Baru ATR/BPN

BACA JUGA:Urus Peralihan Hak Tanah Saat Ini Ditargetkan Rampung 10 Hari

SOP Tak Boleh Diabaikan

Sudaryono menegaskan, bekerja dengan hati harus dibarengi dengan kedisiplinan dalam menjalankan SOP. Menurutnya, kepedulian terhadap penerima manfaat tidak cukup hanya ditunjukkan melalui semangat bekerja, tetapi juga melalui ketelitian dalam melaksanakan setiap tahapan sesuai prosedur.

Hal tersebut dinilai penting untuk menjaga kualitas dan keamanan pelaksanaan MBG di seluruh SPPG.

Karena itu, Sudaryono meminta seluruh personel tidak memberikan ruang bagi kelalaian dalam menjalankan tugas. Setiap proses operasional di dapur SPPG harus dilakukan secara cermat dan sesuai ketentuan.

“Tidak boleh lalai, sedikit pun enggak boleh,” tegas Sudaryono.

Penegasan tersebut menjadi bagian dari upaya BGN memperkuat budaya kerja di lingkungan SPPG yang mengedepankan kepedulian, kedisiplinan, dan kepatuhan terhadap prosedur.

Personel SPPG Diminta Bertanggung Jawab

Dalam pelaksanaan MBG, kualitas layanan tidak hanya ditentukan oleh sistem yang telah dibuat, tetapi juga oleh kedisiplinan orang-orang yang menjalankannya di lapangan.

Karena itu, Sudaryono juga memberikan motivasi kepada para personel SPPG yang ditemuinya. Ia mengingatkan agar seluruh petugas tetap menjaga komitmen dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas.

Sumber: