Data Akurat Percepat Penanganan dan Penurunan Stunting

Data Akurat Percepat Penanganan dan Penurunan Stunting

Drs.H.Gustianto--

 

Seluma, Radarseluma.disway.id– Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto, menegaskan pentingnya penguatan data status gizi balita sebagai dasar dalam mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Seluma. Penegasan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Gizi Masyarakat berupa Diseminasi dan Publikasi Data Status Gizi Balita di Aula Kantor Camat Sukaraja, Senin (3/8).

BACA JUGA:Intruksi Pemda Seluma, PKS Wajib Beli TBS Petani Minimal Rp 3.000 per Kilogram

BACA JUGA: Gegara Kepergok Curi Alat Pancing, Bonyok Diamuk Amukan Massa

Kegiatan yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma itu dihadiri Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Kabupaten Seluma, jajaran Dinas Kesehatan, pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, kader Posyandu, serta sejumlah pemangku kepentingan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma, Sri Yulia Ningsih, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas pengelolaan data status gizi balita sekaligus memperkenalkan berbagai program kesehatan yang sedang dijalankan pemerintah. Menurutnya, data yang akurat akan membantu pemerintah menentukan langkah intervensi yang tepat dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gustianto menegaskan bahwa data status gizi balita tidak boleh dipandang sebagai sekadar administrasi, melainkan menjadi acuan utama dalam penyusunan kebijakan penanganan stunting.

Ia menekankan upaya pencegahan harus dimulai sejak dini melalui edukasi kepada keluarga, pemenuhan gizi yang seimbang, serta pemantauan tumbuh kembang anak secara berkelanjutan. Menurutnya, tujuan pemerintah tidak hanya menurunkan angka stunting, tetapi juga mencegah munculnya kasus baru.

Selain itu, Gustianto meminta seluruh pihak memanfaatkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat secara optimal. Ia menilai keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah daerah, Badan Gizi Nasional, tenaga kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan.

 

BACA JUGA:Fortuner Sport Generasi Terbaru 2026 Siap Guncang Pasar Otomotif Indonesia, DP Rendah dan Angsuran Terjangkau

"Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar setiap program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran dan mampu memberikan dampak nyata terhadap penurunan stunting di Kabupaten Seluma," ujar Gustianto.

Pemerintah Kabupaten Seluma optimistis, dengan dukungan data yang valid, koordinasi yang kuat, serta pelaksanaan berbagai program kesehatan secara terpadu, target menciptakan generasi yang sehat, cerdas, berkualitas, dan bebas stunting dapat tercapai sebagai fondasi pembangunan daerah di masa mendatang.(adt)

Sumber: