Triwulan 1 2026, Pendapatan Tiket Cinema XXI Naik 18,2%
Cinema XXI--
JAKARTA, Radarseluma.disway.id - Merefleksikan resilensinya di tengah-tengah dinamika dunia bisnis yang cenderung tidak stabil, PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk. (“Perseroan”) atau Cinema XXI telah sukses mencatatkan pembukukan pendapatan sebesar Rp 1,1 triliun pada Kuartal I 2026.
BACA JUGA:Pengoplosan Minyakita Massal di Bengkulu Digerebek Polda Bengkulu
Jumlah tersebut sendiri diketahui meningkat sebesar 18,2 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 929,2 miliar. "Ke depan, kami akan terus memperkuat fundamental bisnis seraya menghadirkan inovasi layanan yang relevan dan bermakna," ucap Direktur Utama Cinema XXI, Suryo Suherman, kepada media secara daring, pada Sabtu (02/05).
Melanjutkan, Suryo mengungkapkan bahwa capaian ini sendiri juga ditopang oleh pertumbuhan solid di seluruh lini bisnis, dengan penjualan tiket bioskop berkontribusi sebesar 60,6 persen, lini bisnis makanan dan minuman (F&B) sebesar 32,6 persen, dan selebihnya berasal dari pendapatan lainnya (seperti iklan, platform digital, dll.).
Dalam hal ini, pendapatan tiket bioskop pada Kuartal I 2026 meningkat 14,3 persen menjadi Rp 665,3 miliar dibandingkan Rp 582,2 miliar pada Kuartal I 2025. Sementara itu, pendapatan dari F&B turut mencatat peningkatan sebesar 15,9 persen menjadi Rp 357,6 miliar.
"Hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk senantiasa memberikan pengalaman menonton terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia," pungkas Suryo.
Film Lokal jadi Penopang TerkuatDi sisi lain, Suryo menilai bahwa momentum film-film lokal juga menjadi penopang terkuat dalam pertumbuhan Kuartal I 2026, khususnya melalui penayangan film-film lokal baru dari beragam genre pada periode libur Lebaran.Dirinya mengungkapkan bahwa pada Kuartal I 2026, terdapat 7 (tujuh) judul film nasional yang masing-masing berhasil mencatatkan lebih dari satu juta penonton, meningkat dibandingkan Kuartal I 2025 dengan jumlah 3 (tiga) judul film nasional.
Menurutnya, antusiasme terhadap karya sineas Indonesia tidak hanya mendorong kinerja operasional, tetapi juga mempertegas potensi besar industri film nasional ke depan.
BACA JUGA:Kemnaker Keluarkan Regulasi Pembatasan Alih Daya, Bentuk Perlindungan Pemerintah ke Pekerja
BACA JUGA:Tiga Remaja Diamankan Polsek Sukaraja, Kepergok Curi Getah Karet, Sempat Kena Bogem
Sumber:
