DPRD Seluma Tekankan Percepatan Program Makan Bergizi Gratis di Daerah Pelosok, di Seluma Satupun Belum Jalan
Binanto--
Seluma — Anggota DPRD Kabupaten Seluma, Binanto, meminta pemerintah daerah dan pihak terkait untuk segera mempercepat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya di wilayah pelosok dan daerah tertinggal.
Binanto menegaskan bahwa program tersebut harus menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama pelajar yang berada di daerah pedalaman dengan keterbatasan akses terhadap asupan gizi yang layak. Menurutnya, percepatan program ini sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah terpencil.
“Pelajar di daerah pelosok harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai mereka tertinggal hanya karena akses terhadap makanan bergizi masih terbatas,” ujar Binanto.
BACA JUGA: 4 Kasat dan 2 Kasi di Polres Seluma Sertijab, Kapolres Minta yang Baru Segera Bekerja
BACA JUGA:Ada 5 CJH Lansia Seluma Berangkat ke Tanah Suci
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pelaksanaan program MBG tidak hanya berbicara soal distribusi makanan, tetapi juga kesiapan infrastruktur pendukung. Sejumlah fasilitas seperti dapur umum, tempat pengolahan makanan, hingga sarana distribusi dinilai masih perlu dipercepat pembangunannya agar program dapat berjalan optimal.
Binanto mengakui bahwa saat ini beberapa bangunan penunjang masih dalam tahap pengerjaan. Namun demikian, ia menilai proses pembangunan tersebut harus dipacu agar dapat segera difungsikan dan tidak menghambat penyaluran program kepada masyarakat.
“Walaupun gedungnya masih dibangun, prosesnya harus dipercepat agar program ini cepat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di daerah tertinggal,” tegasnya.
BACA JUGA:Menu Makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari BGN, Lengkap dengan Aturan Resminya
BACA JUGA:Ada 5 CJH Lansia Seluma Berangkat ke Tanah Suci
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, instansi teknis, serta pihak terkait lainnya agar pelaksanaan program berjalan efektif dan tepat sasaran. Koordinasi yang baik dinilai menjadi kunci utama dalam memastikan program ini benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
Sumber:
