OTT Ketua dan Waka PN Depok Sempat Kejar-kejaran

OTT  Ketua dan Waka PN Depok Sempat Kejar-kejaran

BB OTT Ketua dan Waka PN Depok--

 

Jakarta, Radarseluma.Disway.id - KPK mengungkap kronologi dalam rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok, Jawa Barat. Tim KPK sempat kejar-kejaran dengan mobil tersangka.

Jubir KPK Budi Prasetyo menjelaskan awalnya penyerahan uang dalam kasus ini diduga akan dilakukan pada Kamis (5/2) pagi. Namun pergerakan penyerahan uang baru dimulai pada siang.

 

BACA JUGA:Selain Rupiah dan Mata Uang Asing, Emas Juga Mulai Dipakai Pelaku Suap

BACA JUGA:Ketua dan Waka PN Depok Kena OTT, Komisi Yudisial akan Periksa Pelanggaran Kode Etik

"Pada siang hari sekitar pukul 13.39 WIB, tim juga memantau pergerakan saudara ALF yang merupakan staf keuangan dari PT KD, mengambil uang senilai Rp 850 juta sesuai dengan kesepakatan dari pihak PT KD dengan pihak PN, ya, yang itu sudah dinego dari semula harga atau senilai Rp 1 miliar," kata Budi dalam konferensi pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

 

Tim KPK terus memantau pergerakan pihak-pihak yang terlibat dalam kasus ini. Tim KPK juga memantau ada dua mobil dari pihak PT KD keluar dari PN Depok.

 

"Jadi nanti ada tiga mobil, kemudian dipantau oleh tim dan ketiga mobil tersebut terpantau berada di lokasi yang sama yaitu di Emerald Golf Tapos," sebutnya.

 

Budi mengatakan sekitar pukul 19.00 WIB, penyerahan uang dari pihak PT KD dilakukan ke pihak PN Depok. Tim KPK kemudian juga sempat melakukan kejar-kejaran karena kehilangan mobil yang dikendarai pihak Jurusita PN Depok, Yohansyah Maruanaya.

 

Sumber: