Asisten I Setda Seluma Wisuda 50 Siswa Sekolah Lansia Pengayom Senja
50 orang siswa dan siswi Sekolah Lansia Pengayom Senja yang berlokasi di Desa Lokasi Baru--
LOKASI BARU, Radarseluma.Disway.id- Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Seluma, H Hendarsyah, SIP MT mewisuda sebanyak 50 orang siswa dan siswi Sekolah Lansia Pengayom Senja yang berlokasi di Desa Lokasi Baru, Kecamatan Air Periukan pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, termasuk bagi kelompok lanjut usia (lansia).
BACA JUGA:Enam OPD di Seluma Telah Rampungkan Serah Terima Jabatan Pasca Mutasi
Wisuda Sekolah Lansia tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebahagiaan. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, sebagai simbol keberhasilan mereka menyelesaikan proses pembelajaran yang dirancang khusus untuk mendukung kualitas hidup lansia agar tetap sehat, mandiri dan berdaya guna.
Dalam sambutannya, Hendarsyah menyampaikan bahwa Sekolah Lansia merupakan salah satu program strategis Pemkab Seluma dalam menjawab tantangan meningkatnya jumlah penduduk lansia. Melalui program ini, para lansia dibekali pengetahuan dan keterampilan yang berkaitan dengan kesehatan fisik, kesehatan mental, aktivitas sosial, serta penguatan peran lansia di tengah keluarga dan masyarakat.
"Dengan dilaksanakannya wisuda Sekolah Lansia ini, kami berharap dapat melahirkan lansia yang sehat, mandiri, aktif dan produktif. Lansia bukanlah kelompok yang harus dipinggirkan, tetapi merupakan aset berharga yang masih memiliki potensi besar," ujar Hendarsyah.
BACA JUGA:Ketua DPRD Seluma Imbau Pemanen PT SIL Tetap Kondusif, Ini Pesannya Kepada Pihak PT SIL
Dirinya menegaskan bahwa, para lansia yang telah diwisuda diharapkan mampu menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya. Selain menjaga kesehatan dan kemandirian, para lulusan Sekolah Lansia juga diharapkan dapat memberikan motivasi dan menularkan semangat positif. Serta menghadirkan kebahagiaan bagi anak dan cucu dalam lingkungan keluarga.
Sumber: