Hadirnya UPT Batu Ampar, Diharapkan Terjadi Peningkatan dan Kemajuan Ekonomi Masyarakat di BS
Edi Siswanto--
BENGKULU SELATAN, Radarseluma.Disway.id - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten BENGKULU SELATAN, Edi Siswanto, S.Pt mengatakan, total luas lahan Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) Batu Ampar Kecamatan Kedurang Kabupaten BENGKULU SELATAN belum mencapai 700 hektar dikelola, baru sekitar 150 hektar lahan yang telah dimanfaatkan oleh para penghuni. Lantas, ini menunjukkan masih besarnya peluang pengembangan kawasan transmigrasi di masa mendatang.
BACA JUGA:Hadapi KUHP Baru 2026, Kemenimipas Siapkan 968 Lokasi Kerja Sosial Pengganti Penjara
BACA JUGA:ATR/BPN Percepat Pembangunan Hunian Tetap bagi Korban Bencana di Sumatera
"Ketersediaan lahan yang cukup luas, UPT Batu Ampar dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan produktif,"ujar Edi.
Dikatakan Edi, jumlah penghuni UPT Batu Ampar saat ini tercatat sekitar 35 kepala keluarga (KK). Pemanfaatan lahan masih dapat terus diperluas seiring dengan bertambahnya jumlah penghuni dan dukungan program pengembangan dari pemerintah.
"Berbagai sektor dapat dilakukan khususnya pertanian, perkebunan, dan kegiatan ekonomi produktif. Namun, pengembangan tersebut memerlukan perencanaan yang matang serta dukungan infrastruktur, seperti akses jalan, sarana produksi, dan pendampingan kepada masyarakat transmigran,"beber Edi.
Dikatakan Edi, pihaknya terus berupaya mendorong pengembangan UPT Batu Ampar secara bertahap dan berkelanjutan. Upaya tersebut meliputi penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta optimalisasi pemanfaatan lahan yang tersedia.
"Potensi pengembangan UPT Batu Ampar masih sangat besar ke depannya. Dengan pengelolaan yang tepat dan dukungan lintas sektor, kawasan ini diharapkan dapat tumbuh menjadi wilayah transmigrasi yang maju dan mandiri,”papar Edi.
Sumber: