Kriminalitas di Seluma Menurun Sepanjang 2025, Polres Catat 66 Kasus

Kriminalitas di Seluma Menurun Sepanjang 2025, Polres Catat 66 Kasus

Kapolres seluma lakukan paparan pers--

 
 
SELEBAR, Radarseluma.disway.id - Menjelang akhir tahun 2025, jajaran Polres Seluma menggelar rilis akhir tahun terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya perkembangan kasus kriminal sepanjang tahun 2025. Dalam kegiatan Press Conference yang telah digelar pada Rabu, 31 Desember 2025 di halaman Mapolres Seluma. Dengan dipimpin langsung oleh Kapolres Seluma, AKBP Bonar Ricardo P Pakpahan, SIK MIK dan didampingi oleh Waka Polres, Kompol Fakrul Ikwan, SH, Kabag Ops, AKP Harto Suyitno, SH, Kasi Humas, Iptu Desty Sukarlia Sari, Kasat Lantas, Iptu Arief Abdullah, SSos MSi dan KBO Reskrim, IPTU Mirwan Afriansyah, S Sos.
 
 
 
Dalam keterangannya kepada awak media, Kapolres Seluma menyampaikan bahwa secara umum tingkat kriminalitas di Kabupaten Seluma mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024. Meski demikian, terdapat beberapa jenis kejahatan yang justru mengalami peningkatan.
 
"Secara umum, jumlah tindak pidana kriminalitas di Kabupaten Seluma pada tahun 2025 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024," sampai Kapolres Seluma, AKBP Bonar Ricardo P Pakpahan, SIK MIK.
 
Kapolres menjelaskan, sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 66 kasus tindak pidana. Jumlah ini menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 71 kasus. Penurunan tersebut dinilai sebagai hasil dari upaya preventif dan penegakan hukum yang terus dilakukan oleh jajaran Polres Seluma.
 
Beberapa jenis kejahatan yang mengalami penurunan di antaranya kasus penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang. Pada tahun 2024 tercatat 10 kasus, sementara pada tahun 2025 menurun menjadi delapan kasus. Selain itu, kasus pencurian dengan pemberatan (curat) juga mengalami penurunan, dari 49 kasus pada tahun 2024 menjadi 44 kasus pada tahun 2025.
 
"Untuk perkara narkoba dan curat, pada tahun ini mengalami penurunan," jelas Kapolres.
 
Namun demikian, Kapolres mengakui masih ada jenis kejahatan yang mengalami peningkatan, salah satunya adalah kasus penganiayaan berat (anirat). Pada tahun 2024 tercatat tiga kasus anirat, sedangkan pada tahun 2025 meningkat menjadi enam kasus.
 
"Kasus anirat mengalami kenaikan sebanyak tiga kasus dibandingkan tahun sebelumnya," ungkapnya.
 
Sementara itu, untuk kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pada tahun 2024 tercatat satu kasus dan meningkat menjadi dua kasus pada tahun 2025. Meski terjadi peningkatan, Kapolres memastikan seluruh kasus curanmor yang terjadi sepanjang tahun 2025 berhasil diungkap dan diselesaikan oleh pihak kepolisian.
 
Kapolres Seluma menegaskan, pihaknya akan terus berkomitmen untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib dan kondusif di wilayah Kabupaten Seluma. Berbagai langkah preventif dan patroli rutin. Serta penegakan hukum akan terus ditingkatkan guna menekan angka kriminalitas ke depan.
 
"Kami akan terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Seluma. Untuk itu, kami juga membutuhkan dukungan dan peran aktif dari seluruh masyarakat," pungkasnya.
 
Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, Polres Seluma berharap situasi keamanan di Kabupaten Seluma dapat terus terjaga dan semakin membaik pada tahun-tahun mendatang.(ctr)

Sumber: