Keteladanan Rasulullah SAW dalam Membangun Rumah Tangga yang Penuh Harmoni dan Kasih Sayang
Radarseluma.disway.id - Keteladanan Rasulullah SAW dalam Membangun Rumah Tangga yang Penuh Harmoni dan Kasih Sayang--
Reporter: Juli Irawan Radarseluma.disway.id - Rumah tangga merupakan institusi terkecil dalam masyarakat, namun menjadi fondasi utama bagi terciptanya tatanan kehidupan yang harmonis dan sejahtera. Dalam Islam, keluarga dipandang sebagai tempat bernaung, berteduh, sekaligus sekolah pertama bagi anak-anak untuk mengenal nilai-nilai kehidupan. Rasulullah Muhammad SAW hadir sebagai teladan sempurna dalam seluruh aspek kehidupan, termasuk dalam membina rumah tangga. Kehidupan beliau bersama para istri, anak-anak, dan cucu-cucunya memberikan gambaran nyata bagaimana membangun rumah tangga yang penuh cinta kasih, saling menghormati, dan menjaga keharmonisan.
Allah SWT mengabadikan pernikahan Rasulullah SAW dalam Al-Qur’an sebagai teladan bagi umat manusia. Firman-Nya:
وَلَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُو اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًا
Artinya: “Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat serta banyak mengingat Allah.” (QS. Al-Ahzab: 21)
Ayat ini menegaskan bahwa Rasulullah SAW adalah figur teladan, termasuk dalam membina rumah tangga yang harmonis.
Rasulullah SAW: Suami yang Penuh Kasih Sayang
Dalam sejarah kehidupan beliau, Rasulullah SAW dikenal sebagai suami yang sangat lembut, penuh kasih sayang, dan jauh dari sifat kasar. Beliau selalu memperlakukan istri-istrinya dengan baik, bahkan dalam hal-hal sederhana.
Diriwayatkan dari Aisyah RA, beliau berkata:
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا خَلا فِي بَيْتِهِ كَانَ أَلْيَنَ النَّاسِ، وَأَكْرَمَ النَّاسِ، ضَحَّاكًا بَسَّامًا
Artinya: “Apabila Rasulullah SAW berada di rumahnya, beliau adalah orang yang paling lembut, paling mulia, suka bercanda, dan sering tersenyum.” (HR. Ahmad)
Hadis ini menggambarkan suasana rumah tangga Rasulullah SAW yang penuh keceriaan. Beliau tidak menghadirkan ketakutan dalam rumah, melainkan kehangatan yang membuat keluarganya merasa damai.
BACA JUGA:Rasulullah SAW Teladan Kesabaran: Menghadapi Cemoohan dengan Jiwa yang Lapang dan Hati yang Tenang
Rasulullah SAW Membantu Pekerjaan Rumah
Salah satu teladan mulia Rasulullah SAW dalam rumah tangga adalah sikap beliau yang tidak segan membantu istrinya dalam pekerjaan rumah.
Aisyah RA meriwayatkan:
كَانَ يَكُونُ فِي مِهْنَةِ أَهْلِهِ - تَعْنِي خِدْمَةَ أَهْلِهِ - فَإِذَا حَضَرَتِ الصَّلَاةُ خَرَجَ إِلَى الصَّلَاةِ
Sumber: