Walikota Bengkulu di Yogyakarta Memiliki Dampak Luar Biasa Bagi Budaya dan Wisata
Kadis Kominfo Kota Bengkulu--
Bengkulu, Radarseluma.Disway.id – Saat ini, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi mengikuti seminar dan rapat kerja nasional Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) XI di Hotel Tentrem Yogyakarta. Banyak dampak bagi wisata dan budaya Kota Bengkulu yang akan diperoleh dari kegiatan ini. Rapat Kerja Nasional Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) ini diikuti oleh 56 kota dan kabupaten se-Indonesia. “Bapak Walikota dan ibu beserta tim delegasi berada di Yogyakarta hingga 9 Agustus (berdasarkan jadwal agenda JKPI),” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Bengkulu Gitagama, ketika dihubungi Radar Seluma.
BACA JUGA:Sedang Proses, Bantuan ke Partai Politik Seluma Bulan Ini Cair
BACA JUGA: HGU yang Izinnya Sudah Berakhir akan Didata Pemda Seluma, Penataan Kembali
Pada event ini, Kota Bengkulu yang tergabung dalam 30 kota anggota JKPI akan berpartisipasi dalam beberapa rangkaian agenda acara. “Salah satu kegiatan yang akan kita ikuti adalah karnaval budaya dalam event street performance,” papar Gita.
Selain itu, akan banyak tokoh nasional yang hadir seperti Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, Wamen Kebudayaan Giring Ganesha, Wamendagri Bima Arya dan tentunya Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X.
JKPI adalah sebuah organisasi bersifat nirlaba dan tidak dimaksudkan untuk memajukan kepentingan atau terikat dengan suatu golongan /aliran politik tertentu. JKPI mewadahi antar Pemerintah Kota /Kabupaten untuk bersama-sama melestarikan pusaka alam dan /atau pusaka budaya (tangible dan intangible) sebagai modal dasar untuk membangun masa depan.
BACA JUGA:Mitsubishi Xpander Desain Gagah dan Mewah Menjadi Impian Banyak Konsumen di Indonesia
Masih kata Gita, pertemuan ini mempunyai tujuan yang strategis bagi anggota-anggota JKPI. ” Ini membahas bagaimana masyarakat harus didorong berperan aktif menjaga kekayaan warisan budaya dan pusaka demi menguatkan dan memperkokoh NKRI, ” ujarnya.
Sumber: