Empat Pesan Abadi Rasulullah SAW: Istighfar, Syahadat, Doa Surga Neraka, dan Ridho Allah

Empat Pesan Abadi Rasulullah SAW: Istighfar, Syahadat, Doa Surga Neraka, dan Ridho Allah

Radarseluma.disway.id - Empat Pesan Abadi Rasulullah SAW: Istighfar, Syahadat, Doa Surga Neraka, dan Ridho Allah--

Reporter: Juli Irawan
Radarseluma.disway.id – Dalam perjalanan kehidupan Rasulullah Muhammad SAW yang penuh dengan cahaya hidayah dan rahmat, beliau telah mewariskan kepada umat Islam sejumlah wasiat dan pesan yang tak lekang oleh waktu. Di antara sekian banyak pesan beliau, terdapat empat pesan yang senantiasa diulang-ulang sepanjang hidupnya. Empat pesan tersebut adalah: istighfarmemperbaharui syahadatberdoa agar didekatkan ke surga dan dijauhkan dari neraka, serta memohon keridhaan Allah SWT.

Keempat pesan ini bukan hanya bagian dari lisan beliau, tetapi menjadi fondasi dari seluruh aspek kehidupan seorang Muslim yang ingin selamat dunia dan akhirat.

BACA JUGA:Misteri 7 Lapis Langit dan 7 Lapis Bumi dalam Tubuh Manusia: Antara Wahyu Ilahi dan Rahasia Ciptaan

Warisan Rasulullah yang Tak Ternilai

Nabi Muhammad Rasulullah SAW diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam. Segala sabdanya adalah pelita yang menerangi jalan hidup umat manusia. Maka setiap pesan dan petunjuk beliau adalah mutiara yang harus dipungut, dijaga, dan diamalkan.

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:

"إِنِّي تَرَكْتُ فِيكُمْ شَيْئَيْنِ، لَنْ تَضِلُّوا بَعْدَهُمَا: كِتَابَ اللهِ وَسُنَّتِي.".

Artinya: “Sesungguhnya aku tinggalkan pada kalian dua perkara, kalian tidak akan sesat selama berpegang teguh kepada keduanya: Kitabullah dan sunnahku.” (HR. Al-Hakim)

Maka, marilah kita renungi empat pesan penting beliau yang menjadi warisan spiritual terbesar.

1. Istighfar: Kunci Penghapus Dosa dan Penyejuk Hati

وَاسْتَغْفِرِ اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ غَفُورًا رَّحِيمًا

Artinya: “Dan mohonlah ampun kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An-Nisa: 106)

Dalam sebuah Hadits Nabi Muhammad Rasulullah SAW bersabda 

"وَاللَّهِ إِنِّي لَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ فِي الْيَوْمِ أَكْثَرَ مِنْ سَبْعِينَ مَرَّةً" 

Artinya: “Demi Allah, sesungguhnya aku beristighfar dan bertobat kepada Allah dalam sehari lebih dari tujuh puluh kali.” (HR. Bukhari)

Rasulullah SAW, yang telah dijamin ampunan atas dosa-dosanya, masih terus beristighfar setiap hari. Ini menunjukkan pentingnya istighfar bagi umatnya yang penuh kekurangan. Istighfar bukan hanya bentuk permohonan ampun, tapi juga bentuk kerendahan hati dan penyucian jiwa.

2. Syahadat: Deklarasi Tauhid yang Harus Diperbaharui

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surat Muhammad ayat 19 yang mana berbunyi: 

فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ 

Artinya: “Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Allah.” (QS. Muhammad: 19)

Syahadat adalah kalimat yang mengawali Islam, dan menjadi syarat utama keselamatan di akhirat. Rasulullah SAW mengajarkan agar kalimat ini senantiasa diperbaharui dan dijaga.

Dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Hadits Ahmad Rasulullah SAW bersabda 

"جَدِّدُوا إِيمَانَكُمْ، قِيلَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ وَكَيْفَ نُجَدِّدُ إِيمَانَنَا؟ قَالَ: أَكْثِرُوا مِنْ قَوْلِ لا إِلَهَ إِلا الله"

Artinya: “Perbaharuilah iman kalian!” Para sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah, bagaimana memperbaharui iman kami?” Beliau bersabda: “Perbanyaklah mengucapkan ‘Laa ilaaha illallaah’.” (HR. Ahmad)

Syahadat bukan hanya ucapan, melainkan pernyataan hidup yang mengakar dalam hati dan membentuk amal.

3. Doa: Mohon Surga dan Dijauhkan dari Neraka

Doa merupakan senjata utama orang mukmin. Rasulullah SAW senantiasa memanjatkan doa, khususnya memohon surga dan perlindungan dari api neraka.

Dalam Al-Qur'an Surat Ali Imran ayat 185 Allah berfirman: 

فَمَن زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ

Artinya: “Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung.” (QS. Ali ‘Imran: 185)

Dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Hadits Abu Dawud yang berbunyi: 

"اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ النَّارِ"

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu surga, dan aku berlindung kepada-Mu dari neraka.” (HR. Abu Dawud)

Doa ini ringkas namun sangat dalam. Rasulullah SAW menganjurkan untuk memperbanyak doa ini setiap hari, bahkan dalam shalat.

BACA JUGA:Allah SWT Menciptakan Bidadari Surga dari Empat Warna: Rahasia Keindahan Makhluk Surga yang Dijanjikan

4. Memohon Keridhoan Allah: Tujuan Tertinggi Hidup Seorang Muslim

Apa artinya hidup tanpa ridha Allah? Rasulullah SAW mencontohkan betapa ridha Allah adalah hal yang selalu beliau dambakan. Ridha Allah lebih utama dari semua kenikmatan dunia.

Dalam Al-Qur'an Surat At-taubah Allah SWT berfirman: 

وَرِضْوَانٌ مِّنَ اللَّهِ أَكْبَرُ

Artinya: “Dan keridhaan Allah adalah lebih besar (dari semua kenikmatan surga).” (QS. At-Taubah: 72)

Dalam sebuah Hadits yang mana berbunyi: 

"اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِمَّنْ تُحِبُّهُمْ وَيَبْتَغِي رِضَاكَ"

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang yang Engkau cintai dan yang selalu mencari ridha-Mu.”

Orang yang hidup dengan tujuan ridha Allah akan ringan dalam ibadah, lapang dada dalam ujian, dan selalu merasa cukup dalam segala hal.

Warisan Hidup yang Harus Diamalkan

Keempat pesan Rasulullah SAW ini seolah menjadi rangkaian permata spiritual yang harus dipakai oleh setiap Muslim sepanjang hidupnya. Istighfar menjaga jiwa dari beban dosa, syahadat menjaga iman tetap hidup, doa menjaga harapan akan surga dan ketakutan akan neraka, serta ridha Allah sebagai tujuan tertinggi yang mengarahkan setiap langkah kehidupan.

Dengan mengamalkan keempat pesan ini, seorang Muslim akan memiliki bekal spiritual yang kuat untuk menghadapi dunia yang penuh ujian dan menuju akhirat dengan hati yang tenang.

Renungan dan Aksi

Marilah kita jadikan keempat pesan ini sebagai dzikir harian dan landasan amal:

  • Perbanyak istighfar, walau merasa tidak berdosa.
  • Perbaharui syahadat, bukan hanya di lisan, tapi dalam sikap dan pilihan hidup.
  • Jadikan doa sebagai teman akrab, terutama memohon surga dan perlindungan dari neraka.
  • Cari ridha Allah di setiap aktivitas, meski itu sekecil tersenyum kepada saudara.

Semoga Allah SWT menjadikan kita termasuk orang-orang yang hidupnya dipenuhi dengan pesan Rasulullah SAW ini, dan wafat dalam keadaan membawa cahaya dari warisan beliau yang mulia. (djl).

Sumber:

Berita Terkait