Hijrah Menjadi Pribadi Amanah: Fondasi Integritas dalam Kehidupan Muslim
Radarseluma.disway.id - Hijrah Menjadi Pribadi Amanah: Fondasi Integritas dalam Kehidupan Muslim--
Amanah sebagai Pilar Utama Kepribadian Muslim
Reporter: Juli Irawan
Radarseluma.disway.id-Dalam kehidupan yang terus bergerak cepat dan sarat kepentingan pribadi, nilai-nilai moral seperti kejujuran dan tanggung jawab kerap terpinggirkan. Salah satu nilai mulia yang sangat ditekankan dalam Islam adalah amanah, sebuah sikap yang mencerminkan kejujuran, kepercayaan, dan integritas. Hijrah menjadi pribadi yang amanah bukan sekadar perubahan sikap, melainkan lompatan spiritual menuju kedewasaan iman dan keutamaan akhlak.
Hijrah bukan hanya berpindah secara fisik, melainkan transformasi menyeluruh dalam cara berpikir, bersikap, dan bertindak sesuai tuntunan Islam. Dalam konteks ini, menjadi pribadi yang amanah adalah bagian tak terpisahkan dari proses hijrah itu sendiri.
Makna dan Urgensi Amanah dalam Islam
Secara bahasa, amanah (الأمانة) berarti sesuatu yang dipercayakan, baik berupa materi maupun tanggung jawab. Dalam istilah syar'i, amanah mencakup semua hal yang menjadi tanggung jawab manusia baik kepada Allah, sesama manusia, maupun dirinya sendiri.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
إِنَّا عَرَضْنَا الْأَمَانَةَ عَلَى السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَالْجِبَالِ فَأَبَيْنَ أَنْ يَحْمِلْنَهَا وَأَشْفَقْنَ مِنْهَا وَحَمَلَهَا الْإِنسَانُ ۖ إِنَّهُ كَانَ ظَلُومًا جَهُولًا
Artinya: “Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanah kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanah itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanah itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh.” (QS. Al-Ahzab: 72)
Ayat ini menegaskan bahwa amanah adalah tanggung jawab besar yang tidak mudah dipikul. Bahkan ciptaan Allah yang besar seperti langit, bumi, dan gunung-gunung sekalipun enggan memikulnya. Namun manusia, dengan segala kelemahan dan keinginannya, menerima amanah tersebut.
BACA JUGA:Meneguhkan Tekad Hijrah dengan Kekuatan Doa dan Dzikir
Rasulullah SAW: Teladan Utama Pribadi Amanah
Sebelum diangkat menjadi nabi, Rasulullah Muhammad ﷺ sudah dikenal oleh masyarakat Quraisy sebagai "Al-Amin" (الأمين) yang berarti orang yang terpercaya. Ini menunjukkan bahwa amanah adalah karakter bawaan dari seorang utusan Allah, bahkan sebelum risalah kenabian disampaikan.
Dalam sebuah hadits disebutkan:
Sumber: