Membiasakan Tilawah Al-Qur'an Setiap Hari: Menjadikannya Sebagai Jalan Hidup

Membiasakan Tilawah Al-Qur'an Setiap Hari: Menjadikannya Sebagai Jalan Hidup

Radarseluma.disway.id - Membiasakan Tilawah Al-Qur'an Setiap Hari: Menjadikannya Sebagai Jalan Hidup--

Reporter: Juli Irawan 

Radarseluma.disway.id - Al-Qur'an adalah kalamullah yang menjadi petunjuk hidup bagi setiap Muslim. Ia bukan sekadar bacaan suci yang dibaca pada waktu-waktu tertentu, namun seharusnya menjadi sumber inspirasi, panduan, dan penyemangat dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Membiasakan tilawah (membaca) Al-Qur'an setiap hari merupakan amalan mulia yang memiliki banyak keutamaan, baik di dunia maupun akhirat. Lebih dari itu, menjadikan tilawah sebagai rutinitas harian adalah bentuk nyata dari pengamalan iman dan cinta kepada Allah.

Keutamaan Tilawah Al-Qur'an dalam Al-Qur'an dan Hadits

Allah SWT memberikan banyak keutamaan bagi hamba-Nya yang membaca dan berinteraksi dengan Al-Qur'an. Salah satu ayat yang menunjukkan hal ini adalah:

قَدْ جَاءَكُم مِّنَ اللَّهِ نُورٌ وَكِتَابٌ مُّبِينٌ ۝ يَهْدِي بِهِ اللَّهُ مَنِ اتَّبَعَ رِضْوَانَهُ سُبُلَ السَّلَامِ وَيُخْرِجُهُم مِّنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ بِإِذْنِهِ وَيَهْدِيهِمْ إِلَىٰ صِرَاطٍ مُّسْتَقِيمٍ

Artinya: "Sungguh, telah datang kepadamu cahaya dari Allah dan Kitab yang menjelaskan. Dengan kitab itu Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan mereka dari kegelapan kepada cahaya dengan izin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus." (QS. Al-Ma’idah: 15–16)

Dalam hadits juga ditegaskan keutamaan membaca Al-Qur'an:

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ، قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ: "مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ حَسَنَةٌ، وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا، لَا أَقُولُ: {الم} حَرْفٌ، وَلَكِنْ: أَلِفٌ حَرْفٌ، وَلَامٌ حَرْفٌ، وَمِيمٌ حَرْفٌ"

Artinya: Dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitabullah, maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh. Aku tidak mengatakan 'Alif Laam Miim' satu huruf, tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf, dan Miim satu huruf." (HR. At-Tirmidzi, no. 2910)

Hadits ini menegaskan bahwa membaca Al-Qur’an bukan hanya ibadah, tapi juga menjadi ladang pahala yang terus mengalir setiap hurufnya.

BACA JUGA:Spirit Pengorbanan dalam Kehidupan Sehari-Hari

Tilawah Al-Qur’an Sebagai Gaya Hidup Muslim

Membaca Al-Qur'an secara harian seharusnya tidak lagi menjadi beban, tetapi bagian dari gaya hidup seorang Muslim. Tilawah bukan hanya dibaca saat Ramadhan atau ketika ada musibah, melainkan harus menjadi kebiasaan harian sebagaimana seseorang tidak bisa hidup tanpa makan dan minum. Sebagaimana Allah menyatakan:

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ

Artinya: "Dan Kami turunkan dari Al-Qur'an sesuatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman." (QS. Al-Isra’: 82)

Setiap kali seorang mukmin membaca Al-Qur'an, jiwanya mendapatkan penyembuhan dari penyakit hati seperti iri, dengki, sombong, dan keputusasaan. Tilawah bukan hanya sekadar bacaan tetapi penyucian hati.

Cara Membiasakan Tilawah Setiap Hari

Sumber:

Berita Terkait