Operasi Pekat Nala 2025, Polres Fokus Kelangkaan BBM
Kabagops Polres Seluma--
SELEBAR, Radarseluma.Disway.id - Kepolisian Resor (Polres) Seluma saat ini tengah menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Nala 2025. Yang dimulai sejak Kamis, 8 Mei 2025 yang lalu. Operasi ini merupakan langkah strategis Polres Seluma dalam menekan angka kriminalitas, serta berbagai bentuk pelanggaran hukum yang meresahkan masyarakat. Termasuk di antaranya praktik penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tengah mengalami kelangkaan.
BACA JUGA:Jaksa Kembali Agendakan Pemanggilan 5 Guru PPG, Dalam Kasus Dugaan Pungli di Kemenag Seluma
BACA JUGA:Panen Raya Kopi di Sekalak, Harga Masih Menguntungkan Meski Turun Rp2.000 per Kg
Kapolres Seluma, AKBP Bonar Ricardo P Pakpahan, SIk MIk melalui Kabag Ops, Kompol Yudha Setiawan, SH MH saat dikonfirmasi Radar Seluma membenarkan terkait dengan hal tersebut. Dirinya menyampaikan bahwa, Operasi Pekat Nala 2025 digelar secara serentak di wilayah hukum Polres Seluma dan akan berlangsung selama beberapa pekan ke depan. Tujuan utama dari operasi ini adalah untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama di tengah kondisi kelangkaan BBM yang saat ini menjadi perhatian publik.
"Kegiatan ini bertujuan untuk menyatukan persepsi dan menentukan target operasi guna menanggulangi gangguan keamanan yang ditimbulkan oleh aksi premanisme, peredaran minuman keras (miras), serta penyalahgunaan dan penimbunan BBM dan pupuk bersubsidi. Semua itu menjadi fokus utama kami karena sangat meresahkan masyarakat," terang Kabag Ops, Yudha Setiawan, SH MH kepada Radar Seluma.
Kelangkaan BBM yang terjadi di wilayah Kabupaten Seluma dipicu oleh pendangkalan alur di Pelabuhan Pulau Baai, Kota Bengkulu. Kondisi tersebut menghambat distribusi dan pasokan BBM ke sejumlah daerah, termasuk Seluma. Situasi ini kerap dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan penimbunan dengan harapan memperoleh keuntungan saat harga BBM naik atau pasokan terbatas. Menanggapi hal tersebut, Polres Seluma menegaskan akan menindak tegas setiap pelaku yang terbukti melakukan tindakan melawan hukum.
"Bagi para pelaku kejahatan yang mengganggu stabilitas dan situasi kondusif di Kabupaten Seluma, kami tidak akan ragu mengambil langkah hukum. Tindakan tegas dan terukur akan kami berlakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tegasnya.
BACA JUGA:Pajero Sport Exceed, Mobil Desai Canggih dan Tangguh Menikat Penggemar Otomotif di Tanah Air
Sumber: