Menjaga Waktu dari Kesia-siaan: Target Harian Ibadah di Dzulqa’dah
Radarseluma.disway.id - Menjaga Waktu dari Kesia-siaan: Target Harian Ibadah di Dzulqa’dah--
Reporter: Juli Irawan
Radarseluma.disway.id - Bulan Dzulqa’dah termasuk salah satu dari empat bulan haram (الْأَشْهُرُ الْحُرُمُ), yaitu bulan-bulan yang dimuliakan dalam Islam. Keutamaannya tak hanya terletak pada larangan keras berbuat zalim, tetapi juga dalam peluang memperbanyak amal shaleh dan memperbaiki diri. Momentum bulan Dzulqa’dah menjadi kesempatan untuk mengevaluasi kehidupan, terutama dalam mengatur waktu dan memanfaatkannya untuk hal yang bermanfaat.
Waktu adalah anugerah paling berharga dari Allah, dan setiap detiknya akan dimintai pertanggungjawaban. Menjaga waktu dari kesia-siaan bukan sekadar kewajiban moral, tetapi bentuk ibadah yang bernilai tinggi di sisi Allah SWT.
Pentingnya Menjaga Waktu dalam Islam
Islam sangat menekankan pentingnya menjaga waktu. Al-Qur’an dan hadits banyak mengingatkan tentang betapa singkat dan cepatnya waktu berlalu serta bahaya lalai terhadapnya.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surat Al-Ashr ayat 1-2 yang mana berbunyi:
وَالۡعَصۡرِۙ ١ اِنَّ الۡاِنۡسَانَ لَفِىۡ خُسۡرٍۙ
Artinya: “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian.” (QS. Al-‘Ashr: 1-2)
Imam Syafi’i rahimahullah berkata, “Seandainya Allah tidak menurunkan hujjah kepada makhluk-Nya selain surat ini, niscaya sudah cukup sebagai hujjah atas mereka.” Karena surat ini sangat padat dan sarat makna tentang urgensi waktu dan bahaya lalai dalam memanfaatkannya.
Dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Hadits Bukhari Rasulullah SAW bersabda yang mana berbunyi:
نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ: الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ
Artinya: “Dua nikmat yang banyak manusia tertipu (merugi) karenanya: kesehatan dan waktu luang.” (HR. Bukhari no. 6412)
Betapa banyak orang yang menyia-nyiakan waktu sehat dan lapangnya, hingga ketika datang kesibukan dan sakit, barulah ia menyesal. Padahal waktu yang telah berlalu tidak akan kembali.
BACA JUGA:Dzulqa’dah: Waktu Emas untuk Menyembuhkan Luka Batin
Sumber: