Jangan Biarkan Hati Kembali Lalai Setelah Syawal

Jangan Biarkan Hati Kembali Lalai Setelah Syawal

Radarseluma.disway.id: Jangan Biarkan Hati Kembali Lalai Setelah Syawal--

Reporter: Juli Irawan 

Radarseluma.disway.id - Bulan Syawal, yang datang setelah berakhirnya bulan Ramadhan, adalah bulan yang penuh dengan berkah dan kesempatan untuk memperbaiki diri. Syawal menjadi saksi atas perubahan besar dalam diri seorang Muslim setelah menjalani puasa Ramadhan selama sebulan penuh. Namun, sayangnya tidak sedikit di antara kita yang merasakan perubahan itu hanya sementara. Setelah bulan Syawal datang, banyak yang kembali kepada kebiasaan lama dan melupakan banyak pelajaran yang telah didapat selama Ramadhan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga semangat dan keberkahan yang telah kita raih selama Ramadhan agar tidak kembali melalaikan hati setelah Syawal.

Menjaga Keberkahan Setelah Ramadhan

Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan ampunan, rahmat, dan kasih sayang Allah. Dalam bulan ini, kita diberikan kesempatan untuk lebih dekat kepada-Nya melalui berbagai amalan ibadah seperti puasa, shalat tarawih, membaca Al-Qur'an, dan dzikir. Keberkahan yang terkandung dalam Ramadhan seharusnya tidak hanya dirasakan selama bulan tersebut, tetapi juga harus terus berlanjut setelahnya.

Allah berfirman dalam Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 183 yang mana berbunyi: 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa." (QS Al-Baqarah: 183)

Ayat ini menunjukkan bahwa puasa memiliki tujuan utama, yaitu untuk menjadikan kita lebih bertakwa kepada Allah. Takwa ini adalah kualitas yang harus terus kita bawa setelah Ramadhan berlalu, bukan hanya menjadi perhatian selama bulan puasa saja. Oleh karena itu, Syawal seharusnya menjadi bulan untuk merefleksikan diri, mempertahankan ibadah yang telah dikerjakan, dan menjauhkan diri dari kebiasaan buruk yang mungkin terbentuk sebelumnya.

BACA JUGA:Inilah 5 Teman Setia yang Menemani di Alam Kubur, Siapa Saja? Simak Penjelasannya

Keutamaan Hari-Hari Syawal

Setelah Ramadhan, bulan Syawal menawarkan kesempatan bagi umat Muslim untuk memperbaharui semangat ibadah. Dalam Syawal terdapat banyak kesempatan untuk melakukan ibadah-ibadah sunnah, salah satunya adalah puasa enam hari di bulan Syawal. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslimn yang mana berbunyi:;

من صام رمضان ثم أتبعه ستًا من شوال كان كصيام الدهر

Artinya: “Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan, kemudian diikuti dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia akan mendapatkan pahala seperti berpuasa selama setahun penuh.” (HR. Muslim)

Hadits ini menunjukkan betapa besar keutamaan puasa Syawal. Puasa enam hari setelah Ramadhan tidak hanya memperpanjang keberkahan Ramadhan tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga agar kita tetap dalam keadaan taat kepada Allah. Puasa ini juga menjadi bentuk penghargaan atas nikmat yang diberikan Allah dalam bulan Ramadhan dan kesempatan untuk terus memperbaiki diri.

Sumber:

Berita Terkait