Bahaya Teknologi Saat Ini dan Dampaknya bagi Kehidupan Manusia

Bahaya Teknologi Saat Ini dan Dampaknya bagi Kehidupan Manusia

Pengaruh teknologi--

Terlebih lagi, posisi tubuh yang salah saat menggunakan perangkat teknologi dapat menyebabkan masalah postur, seperti sakit punggung dan leher. Banyak orang yang menghabiskan waktu berjam-jam membungkuk di depan komputer atau ponsel, yang bisa menyebabkan gangguan tulang belakang dan masalah kesehatan lainnya.

BACA JUGA:Mengapa Data Penerima Bantuan Sosial Harus Diperbaharui? Oh Ternyata Untuk Ini.Tapi Hal Tersebut Dilaksanakan?

BACA JUGA:PAN Senang Ada Pertemuan Prabowo-Megawati, Bisa Ciptakan Suasana Teduh dan Guyub

c. Gangguan Tidur

Penggunaan perangkat teknologi sebelum tidur, terutama ponsel dan tablet, dapat mengganggu pola tidur kita. Paparan cahaya biru dari layar dapat mengurangi produksi melatonin, hormon yang membantu kita tidur. Akibatnya, banyak orang yang mengalami kesulitan tidur atau tidur yang tidak nyenyak.

 

2. Bahaya Teknologi bagi Kesehatan Mental

Selain dampak fisik, teknologi juga dapat mempengaruhi kesehatan mental penggunanya. Ketergantungan pada teknologi, khususnya media sosial, telah dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan mental, termasuk kecemasan, depresi, dan perasaan kesepian.

 

a. Kecemasan dan Depresi

Salah satu bahaya terbesar yang muncul akibat penggunaan media sosial adalah peningkatan tingkat kecemasan dan depresi. Pengguna sering kali merasa tertekan akibat perbandingan sosial yang tidak realistis, di mana mereka merasa hidup mereka tidak sebaik orang lain. Selain itu, informasi yang berlebihan dan mudah diakses melalui internet juga dapat meningkatkan perasaan cemas, terutama dalam situasi yang penuh ketidakpastian seperti pandemi atau krisis sosial.

 

b. Isolasi Sosial

Meskipun teknologi memungkinkan kita untuk terhubung dengan orang lain, ia juga dapat mengarah pada isolasi sosial. Banyak orang yang merasa lebih nyaman berinteraksi secara virtual daripada bertemu langsung dengan orang lain. Hal ini dapat menyebabkan berkurangnya keterampilan sosial dan memperburuk perasaan kesepian.

 

Sumber: