3 TPI di Seluma Batal Direhabilitasi Tahun Ini, Dinas Perikanan Targetkan di 2026

 3 TPI di Seluma Batal Direhabilitasi Tahun Ini, Dinas Perikanan Targetkan di 2026

Kepala Dinas Kelautan Perikanan Seluma, Zuraini--

 

Seluma, Radarseluma.Disway.id - Rencana rehabilitasi tiga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu dipastikan batal dilaksanakan pada tahun 2025 ini. Pembatalan ini terjadi akibat kebijakan refocusing Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang perikanan dari pemerintah pusat sebesar Rp 9,8 Miliar, yang semula dialokasikan untuk peningkatan infrastruktur sektor kelautan dan perikanan di daerah Kabupaten Seluma.

 

BACA JUGA:BKSDA Akan Tinjau Lokasi Beruang Madu Resahkan Warga Sinar Pagi Seluma

BACA JUGA:BRI Imbau Masyarakat Waspada Bahaya Klik Tautan Palsu

Seperti yang dikatakan oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Seluma, Hj Zuraini, SP MSi menyampaikan bahwa, pihaknya tetap berkomitmen untuk mengupayakan agar program rehabilitasi ketiga TPI tersebut bisa direalisasikan pada tahun anggaran 2026.

 

"Ketiga TPI sebenarnya sudah direncanakan untuk direhabilitasi tahun ini. Namun karena adanya efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, kegiatan tersebut tidak dapat dilaksanakan. Saat ini kami sedang berupaya agar program ini dapat terealisasi pada 2026 mendatang," sampai Zuraini.

 

Adapun ketiga TPI yang dimaksud adalah TPI Muara Maras, TPI Pring Baru dan TPI Ketapang Baru. Ketiganya merupakan fasilitas penting dalam menunjang aktivitas ekonomi masyarakat pesisir, khususnya para nelayan di wilayah Kabupaten Seluma. Kondisi fisik bangunan yang mulai rusak dan fasilitas pendukung yang tidak memadai menjadi alasan utama perlunya dilakukan rehabilitasi total.

 

Zuraini juga mengatakan, jika Dinas Kelautan Kabupaten Seluma telah melakukan pemetaan kebutuhan. Serta penyusunan proposal teknis agar usulan rehabilitasi ini dapat kembali masuk dalam prioritas anggaran pemerintah pusat pada tahun 2026.

 

"Kami di daerah hanya dapat mengusulkan dan terus mengupayakan. Tentu kami sangat berharap dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah provinsi dan pusat, agar kebutuhan nelayan bisa segera terpenuhi," ujarnya.

Sumber: