APTEXPO 2025 Resmi Dibuka, Hari Pertama Membuka Era Kolaborasi Global
APTEXPO 2025 Resmi Dibuka, Hari Pertama Membuka Era Kolaborasi Global--
SINGAPURA, radarseluma.Disway.id- Asia-Pacific Textile & Apparel Supply Chain Expo (APTEXPO 2025) resmi dibuka hari ini di Sands Expo & Convention Centre, mempertemukan para pemimpin global untuk membentuk masa depan industri tekstil dan pakaian jadi.
Upacara Pembukaan menyambut tamu-tamu terhormat, termasuk:
Heng Sour, Menteri Tenaga Kerja dan Pelatihan Kejuruan Kamboja, Sun Ruizhe, Presiden Dewan Tekstil & Pakaian Nasional Tiongkok, Jemmy Kartiwa, Ketua Federasi Industri Tekstil ASEAN serta Sharon Lim, Presiden, Dewan Mode Singapura.
Apresiasi yang tulus kepada asosiasi pendiri kami, Federasi Industri Tekstil ASEAN (AFTEX), Dewan Tekstil & Pakaian Nasional Tiongkok (CNTAC), serta penyelenggara bersama MP Singapore Pte Ltd dan CCPIT TEX, dan asosiasi tuan rumah kami, Dewan Mode Singapura (SFC). Ucapan terima kasih khusus juga kami sampaikan kepada asosiasi pendukung, mitra, dan Dewan Pariwisata Singapura atas dukungan mereka yang luar biasa.
Hari pertama menampilkan upacara pembukaan dan keynote visioner, diikuti oleh Asia-Pacific Supply Chain Summit, yang membahas topik-topik penting yang membentuk industri, mulai dari tren pasar global dan prospek perdagangan hingga strategi untuk membangun rantai pasokan yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan. Para pemimpin pemikiran menekankan pergeseran mendesak menuju keberlanjutan dan sirkularitas, di samping diskusi menarik tentang bagaimana teknologi dan AI mentransformasi dunia mode, mulai dari produksi dan desain hingga pengalaman konsumen.
Hari itu juga mencakup sesi perjodohan bisnis bernilai tinggi, yang memungkinkan peserta pameran dan pembeli menjalin koneksi yang bermakna, memperdalam kolaborasi, dan meletakkan dasar bagi kemitraan yang akan mendorong pertumbuhan di masa mendatang.
Dengan dua ruang pameran luas yang menampilkan 100+ produsen, penyedia solusi, dan merek fesyen terkemuka, APTEXPO 2025 lebih dari sekadar pameran, tetapi merupakan pusat strategis untuk inovasi, kolaborasi, dan transformasi rantai pasokan global.
Sumber: