Pedagang Bubuk Kopi Bengkulu Selatan Mengeluh, Pembeli Sepi

 Pedagang Bubuk Kopi Bengkulu Selatan Mengeluh, Pembeli Sepi

Pedagang bubuk kopi di Bengkulu Selatan--

 

BENGKULU SELATAN, Radar Seluma.Disway.Id,  - Belakangan ini pedagang bubuk kupi mengeluh karena dagangan sepi pembeli. Namun bukan tanpa alasan,  sebab harga beras kopi mengalami kenaikan dari Rp. 20 ribu/kg menjadi Rp. 40 ribu/kg.

 

BACA JUGA:Kesbangpol Seluma Imbau LPj Banpol Tepat Waktu

BACA JUGA:APK Bacaleg Banyak Langgar Aturan, Soal Ukuran dan Lokasi Dipasangnya!

 

Enrima (52) pedagang bubuk kopi warga Muarapulutan kecamatan Seginim mengaku  sepi pembeli bubuk kopi. Terlebih harga beras kopi mengalami kenaikan dan imbasnya pembeli sepi ditambah pedagang bubuk kopi makin menjamur.

 

"Biasanya bubuk kopi di bawah ke pasar 10 kg tidak lama dijual ludes namun karena harga beras kopi mahal berpengaruh dengan harga jual dan ditambah pedagang bubuk kopi menjamur,"ungkap Enrima saat dihubungi awak media di Pasar Kitau Medan kota Manna.

 

Diakui Enrima dengan waja kusal sulit terjual bubuk kopi seakan-akan menjadi beban namun tetap berbesar hati meskipun penjualan turun deratis tetap bertahan karena propesi ini sudah menahun dijalani.

 

"Yang beli sih ada, tapi terbilang sepi dibandingkan dari sebelum-sebelumnya,"gumam Enrima.

 

Sumber: