Pengalihan Jalan Bantu Percepatan Pembangunan

Pengalihan Jalan Bantu Percepatan Pembangunan

Jalan rusak parah--

 

BENGKULU, radarselumaonline.com - Usulan alih status jalan provinsi menjadi jalan nasional merupakan salah satu solusi, supaya ruas jalan tertangani secara baik. Ini disampaikan Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Tantawi Dali, S.Sos, MM. Menurutnya, pihaknya menyambut baik dan mengapresiasi langkah Pemprov Bengkulu yang telah mengusulkan alih status jalan tersebut.

 

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Tantawi Dali mengatakan, Mengingat tidak bisa dipungkiri beberapa ruas jalan provinsi yang tersebar di kabupaten/kota, sejauh ini belum tertangani secara baik. 

 

Salah satu penyebabnya karena panjangnya ruas jalan provinsi, ditambah lagi ketersediaan anggaran yang ada memang sangat tidak memungkinkan.

 

“Ketika usulan alih status dari jalan provinsi diakomodir pemerintah pusat, sehingga ruas jalan itu berstatus jalan nasional maka APBN yang nantinya bertanggung-jawab melakukan penanganan. Secara otomatis juga jalan provinsi itu, kualitasnya bakal ditingkatkan dari yang ada saat ini,dengan adanya usulan alih status jalan provinsi menjadi jalan nasional merupakan salah satu solusi, supaya ruas jalan tertangani secara baik." jelasnya.

 

Lebih lanjut Politisi Pantai Nasdem ini berharap usulan itu dapat disetujui, dengan dibuktikan adanya Surat Keputusan (SK) dari Dirjen Bina Marga Kementeria PUPR RI. 

 

"Pada prinsipnya semua kebijakan Gubernur yang berkaitan dengan pembangunan daerah, kita dukung," tandasnya. 

 

Sehingga, lanjut Tantawi, ketika usulan alih status dari jalan provinsi diakomodir pemerintah pusat, sehingga ruas jalan itu berstatus jalan nasional maka APBN yang nantinya bertanggung-jawab melakukan penanganan.

 

"Secara otomatis juga jalan provinsi itu, kualitasnya bakal ditingkatkan dari yang ada saat ini," kata Tantawi.

 

Sementara diketahui, Pemprov Bengkulu telah mengusulkan lima ruas jalan provinsi beralihstatus menjadi jalan nasional. 

 

Kelima ruas jalan itu diantaranya Kerkap-Tanjung Palik-Lubuk Durian sepanjang 23,8 KM, Tanjung Agung Palik-Gunung Selan-Giri Mulya 48,42 KM, Giri Mulya-Atas Tebing (Batas Lebong) 20 KM, Tanjung Iman-Muara Sahung 24,3 KM, dan Muara Sahung-Air Tembok (Batas Sumsel) 17 KM.(Ken)

Sumber: