Desa Nol Karbon Muncul di Pedesaan Tujia Wuhan China
Foto drone ini menunjukkan pembangkit listrik tenaga surya di Desa Tudianzi, Kabupaten Badong, Provinsi Hubei, Tiongkok tengah, 10 April 2025. --
WUHAN, CHINA, Radarseluma.Disway.id - Selama Festival Bunga Pir di bulan April, desa Tudianzi, yang terletak jauh di pegunungan Provinsi Hubei, Tiongkok bagian tengah, telah menyambut lebih dari 50.000 pengunjung hanya dalam dua hari.
BACA JUGA:Peringati Hari Bumi, KAI Daop 5 Purwokerto Ajak Penumpang Kurangi Sampah Plastik
Di Desa Tudianzi, wisatawan terkagum-kagum dengan inovasi seperti lampu jalan terintegrasi dengan penyimpanan tenaga surya yang menerangi jalan pedesaan, stasiun pengisian daya kendaraan listrik berdaya tinggi yang menghilangkan kekhawatiran akan jarak tempuh, dan masakan tradisional Tujia yang dimasak di dapur serba listrik -- contoh nyata dari revitalisasi pedesaan yang berkelanjutan.
Dari Desa Tudianzi, yang berada pada ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut, Ngarai Wu yang diselimuti kabut membentang di kejauhan, sementara bunga pir yang berteras menutupi lereng. Angin sepoi-sepoi membawa aroma bunga yang lembut, menandai musim yang paling indah bagi desa pegunungan etnis Tujia ini.
"Meja ini benar-benar mengisi daya ponselku tanpa kabel!" seru turis bernama Tan, yang terkejut saat ponselnya mulai terisi daya di bangku bertenaga surya di koridor makanan.
Terletak di Kabupaten Badong, Enshi Tujia dan Prefektur Otonomi Miao, Desa Tudianzi mendapatkan namanya pada masa Dinasti Ming sebagai tempat peristirahatan bagi para pedagang di Jalan Kuda Teh kuno. Desa yang dulunya terpencil di pegunungan ini kini telah terkenal sebagai model revolusi energi pedesaan, yang mencapai operasi tanpa karbon 24/7 dan pasokan listrik hijau 100%.
Sumber: