Doa Nabi Ibrahim untuk Keturunannya: Potret Ayah Saleh dan Teladan Sepanjang Masa

Doa Nabi Ibrahim untuk Keturunannya: Potret Ayah Saleh dan Teladan Sepanjang Masa

Radarseluma.disway.id - Doa Nabi Ibrahim untuk Keturunannya: Potret Ayah Saleh dan Teladan Sepanjang Masa--

Reporter: Juli Irawan 

Radarseluma.disway.id - Setiap orang tua menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya, tidak hanya dalam hal duniawi, tetapi terlebih lagi dalam hal keimanan dan keselamatan akhirat. Dalam Al-Qur'an, Allah SWT menghadirkan teladan agung seorang ayah yang doanya untuk keturunannya diabadikan dan dijadikan pelajaran sepanjang masa, yakni Nabi Ibrahim 'alaihis salam. Beliau tidak hanya dikenal sebagai bapak para nabi, tetapi juga sebagai contoh ayah yang sangat peduli terhadap masa depan spiritual anak-anaknya.

Melalui doa-doanya, kita belajar bagaimana seharusnya orang tua mendoakan anak-anaknya bukan hanya untuk keberhasilan dunia, tetapi juga untuk keselamatan akhirat. Artikel ini akan menguraikan bagaimana doa Nabi Ibrahim menjadi cerminan ayah ideal dalam membentuk keturunan yang bertauhid dan berakhlak mulia.

1. Doa untuk Keteguhan Tauhid Anak Cucu

Nabi Ibrahim senantiasa memohon agar dirinya dan keturunannya tetap teguh di atas jalan tauhid. Dalam Al-Qur'an, Allah mengabadikan doanya:

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي ۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

Artinya: "Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan salat. Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku." (QS. Ibrahim: 40)

Doa ini menunjukkan betapa pentingnya pendidikan ibadah, terutama salat, bagi generasi penerus. Nabi Ibrahim tidak hanya berharap dirinya menjadi orang yang taat, tetapi juga anak cucunya. Ini adalah konsep pendidikan spiritual yang diawali dengan contoh dan diperkuat dengan doa.

Imam Ath-Thabari dalam tafsirnya menjelaskan bahwa makna doa ini mengandung permohonan agar Allah memberikan keistiqamahan dalam ibadah kepada seluruh keturunan beliau, karena salat adalah tiang agama yang akan menjaga aqidah dan akhlak.

BACA JUGA:Menjaga Semangat Haji dalam Kehidupan Sehari-hari: Meski Belum Berkesempatan Berangkat ke Baitullah

2. Doa untuk Menjadi Umat Muslim Sejati

Dalam upaya membangun keturunan yang saleh, Nabi Ibrahim juga memohon agar dirinya dan anaknya, Ismail, menjadi muslim sejati yang tunduk kepada Allah:

رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِنْ ذُرِّيَّتِنَا أُمَّةً مُّسْلِمَةً لَّكَ

Artinya: "Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada-Mu dan (jadikanlah) di antara anak cucu kami umat yang tunduk patuh (juga) kepada-Mu." (QS. Al-Baqarah: 128)

Sumber:

Berita Terkait