Berusaha Menjaga Keharmonisan dalam Rumah Tangga

Berusaha Menjaga Keharmonisan dalam Rumah Tangga

Radarseluma.disway.id - Berusaha Menjaga Keharmonisan dalam Rumah Tangga--

Reporter: Juli Irawan 

Radarseluma.disway.id - Rumah tangga adalah salah satu nikmat dan amanah terbesar yang dianugerahkan Allah kepada hamba-Nya. Di dalamnya, seseorang mendapatkan ketenangan, kasih sayang, dan rasa cinta yang suci antara suami dan istri. Namun, keharmonisan rumah tangga tidak terwujud dengan sendirinya. Ia memerlukan usaha, komitmen, pengorbanan, dan yang paling penting: keikhlasan dalam menjalani peran masing-masing sesuai syariat Allah SWT.

Islam memberikan panduan lengkap dalam membina rumah tangga agar menjadi sakinah (tenang), mawaddah (penuh cinta), dan rahmah (kasih sayang). Rumah tangga yang harmonis tidak hanya menjadi tempat tinggal fisik, tetapi juga tempat berlabuh hati dan ladang pahala untuk bekal akhirat.

Makna Keharmonisan dalam Rumah Tangga

Keharmonisan rumah tangga bermakna adanya saling pengertian, komunikasi yang baik, saling mendukung dalam kebaikan, serta mampu menyelesaikan konflik dengan cara yang bijaksana. Dalam Islam, keharmonisan ini diawali dari niat menikah yang lurus karena Allah SWT dan komitmen untuk menjalankan rumah tangga sebagai ibadah, bukan sekadar ikatan duniawi.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an Surat Ar-Rum ayat 21 yang mana berbunyi: 

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Artinya: “Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (QS. Ar-Rum: 21)

Ayat ini menegaskan bahwa tujuan pernikahan bukan semata-mata pemenuhan biologis, melainkan penciptaan ketenangan jiwa dan kasih sayang antar pasangan. Keharmonisan tercapai bila masing-masing pihak memahami dan menjalankan perannya sesuai tuntunan Allah dan Rasul-Nya.

BACA JUGA:Mengoptimalkan Waktu Luang untuk Beribadah dan Belajar

Upaya Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga

1. Menjaga Komunikasi yang Baik dan Jujur

Komunikasi adalah kunci utama dalam hubungan rumah tangga. Dengan komunikasi yang jujur dan terbuka, berbagai masalah dapat diselesaikan tanpa menimbulkan luka batin.

Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Hadits Tirmidzi yang berbunyi: 

Sumber:

Berita Terkait