Meningkatkan Kualitas Doa agar Diterima oleh Allah SWT
Radarseluma.disway.id - Meningkatkan Kualitas Doa agar Diterima oleh Allah SWT--
Allah tidak hanya melihat ucapan lisan, tetapi menilai keikhlasan hati. Doa yang tulus keluar dari hati yang penuh harap akan lebih kuat sampai kepada Allah.
Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Hadits Tirmidzi berbunyi:
ادْعُوا اللَّهَ وَأَنْتُمْ مُوقِنُونَ بِالإِجَابَةِ
Artinya: "Berdoalah kepada Allah dalam keadaan kalian yakin akan dikabulkan."
(HR. Tirmidzi no. 3479)
Penjelasan hadits ini menunjukkan pentingnya keyakinan bahwa Allah Maha Mengabulkan doa. Ragu-ragu dalam doa bisa menjadi penghalang terkabulnya doa itu sendiri.
2. Memenuhi Adab-adab dalam Berdoa
Beberapa adab dalam berdoa yang disunnahkan oleh Rasulullah SAW antara lain:
* Memulai dengan pujian kepada Allah dan shalawat atas Nabi.
* Mengangkat tangan saat berdoa.
* Berdoa dalam keadaan suci (berwudhu).
* Menghadap kiblat.
* Memilih waktu-waktu mustajab seperti sepertiga malam terakhir, saat sujud, antara adzan dan iqamah, dan hari Jumat.
Dari Salman Al-Farisi Radhiyallahu ‘Anhu, Rasulullah SAW bersabda berbunyi:
إِنَّ رَبَّكُمْ حَيِيٌّ كَرِيمٌ يَسْتَحْيِي مِنْ عَبْدِهِ إِذَا رَفَعَ يَدَيْهِ إِلَيْهِ أَنْ يَرُدَّهُمَا صِفْرًا
Artinya: "Sesungguhnya Tuhan kalian Maha Pemalu dan Maha Mulia. Dia malu terhadap hamba-Nya yang mengangkat tangan kepada-Nya (berdoa), lalu membiarkannya kembali dalam keadaan kosong." (HR. Abu Dawud no. 1488)
3. Menjauhi Penghalang Terkabulnya Doa
Ada beberapa hal yang bisa menjadi penghalang doa, di antaranya:
Sumber: