Ibadah Tanpa Ilmu: Hati-Hati Jatuh ke dalam Kelalaian
Radarseluma.disway.id - Ibadah Tanpa Ilmu: Hati-Hati Jatuh ke dalam Kelalaian--
Reporter: Juli Irawan
Radarseluma.disway.id - Ibadah merupakan wujud penghambaan seorang hamba kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Ia adalah sarana utama mendekatkan diri kepada-Nya. Namun, dalam beribadah tidak cukup hanya dengan semangat dan niat baik. Dibutuhkan ilmu agar ibadah yang dilakukan benar dan diterima oleh Allah. Tanpa ilmu, ibadah yang seharusnya menjadi jalan menuju ridha-Nya, justru dapat berubah menjadi kelalaian dan kesia-siaan. Dalam Islam, ilmu dan ibadah adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Ibadah tanpa ilmu bisa mengarah pada bid’ah, kesalahan, bahkan penyesalan di akhirat.
Ibadah Tanpa Ilmu: Ibarat Orang Buta yang Menyusuri Jalan Gelap
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman dalam Al-Qur'an Surat Az-zumar ayat 9 yang mana berbunyi:
قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ
Artinya: "Katakanlah: 'Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?'" (QS. Az-Zumar: 9)
Ayat ini menegaskan perbedaan besar antara orang yang berilmu dan yang tidak. Ibadah orang yang berilmu lebih bernilai karena dilakukan dengan pemahaman, keyakinan, dan tuntunan yang benar. Sedangkan ibadah tanpa ilmu bagaikan seseorang yang berjalan tanpa arah. Ia mungkin merasa telah melakukan kebaikan, padahal keliru karena tidak sesuai dengan syariat.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam sebuah Hadits yang di riwayatkan oleh Hadits Muslim yang mana berbunyi:
مَنْ عَمِلَ عَمَلًا لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ
Artinya: "Barang siapa yang mengamalkan suatu amalan yang tidak ada perintahnya dari kami, maka amalan tersebut tertolak."
(HR. Muslim no. 1718)
Hadits ini menjadi peringatan serius bahwa setiap bentuk ibadah yang tidak dilandasi oleh ilmu—yakni tidak sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW—akan tertolak. Maka dari itu, semangat dalam beribadah harus dibarengi dengan upaya menuntut ilmu agar tidak terjerumus ke dalam kesesatan.
BACA JUGA:Menghindari Syubhat: Menjaga Kehalalan di Bulan Haram
Bahaya Ibadah Tanpa Ilmu: Antara Riya’, Bid’ah, dan Kesesatan
Ibadah tanpa ilmu berpotensi melahirkan bid’ah, yakni menambah-nambahi ajaran agama yang tidak dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Bid’ah adalah sesuatu yang sangat berbahaya karena secara tidak sadar, pelakunya merasa berada di jalan yang benar.
Sumber: