Keutamaan Memperbanyak Shalawat di Bulan Haram
Radarseluma.disway.id: Keutamaan Memperbanyak Shalawat di Bulan Haram--
Artinya: "Orang yang paling berhak mendapatkan syafaatku di hari kiamat adalah yang paling banyak bershalawat kepadaku." (HR. Tirmidzi)
Memperbanyak shalawat di bulan haram menjadi langkah spiritual agar kita termasuk dalam golongan yang mendapatkan syafaat Nabi kelak di akhirat.
BACA JUGA:Bulan Dzulqa’dah: Waktu Dimulainya Perjanjian Damai dalam Sejarah Islam
Contoh Bacaan Shalawat
Salah satu bacaan Shalawat yang sering diamalkan adalah yang mana berbunyi:
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah shalawat atas Nabi Muhammad dan atas keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat atas Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia."
Shalawat ini dikenal sebagai Shalawat Ibrahimiyah, dan sangat dianjurkan dibaca dalam berbagai kesempatan.
Bulan-bulan haram adalah anugerah waktu dari Allah untuk memperbaiki diri dan memperbanyak amalan. Salah satu amalan yang memiliki keutamaan luar biasa adalah memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Dalam Shalawat, terkandung cinta, penghormatan, permohonan rahmat, dan harapan syafaat. Di waktu yang mulia ini, mari kita isi hari-hari kita dengan lisan yang senantiasa bershalawat, hati yang tulus mencintai Rasulullah SAW, dan amal yang mendekatkan kita kepada ridha Allah.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang istiqamah bershalawat, terutama di bulan-bulan haram, dan dikaruniakan syafaat Rasulullah SAW di hari akhir. (djl)
Sumber: