Inilah Beberapa Keutamaan Surat Al-'Ashr
Kamis 06-02-2025,14:32 WIB
Reporter:
juliirawan|
Editor:
juliirawan
Radar Seluma. Disway.id - Keutamaan Surat Al-'Ashr --
Radar Seluma. Disway.id - Surat Al-Ashr merupakan Surat ke-103 dalam Al-Qur'an setelah Surat Al-Takatsur (Surat ke-102) dan sebelum Surat Al-Humazah (Surat ke-104). Surat Al-Ashr merupakan Juzz terakhir Al-Qur'an yaitu juz 30 dan diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad Rasulullah SAW di Mekah.
Surat Al-'Ashr bermakna masa atau waktu. Surat Al-Ashr terdiri atas tiga ayat ini termasuk dalam golongan Surat Makiyah dan diturunkan setelah Surat Asy-Syarh atau Al-Insyirah.
Ia diberi nama Surat Al-Ashr karena merujuk pada lafaz Al-'Ashr yang terdapat pada ayat pertama.
Ketika merujuk pada kitab-kitab tafsir, beberapa memaknai kata 'Ashr sebagai Al-Dahri yang bermakna waktu.
Makna seperti ini dapat dilihat dalam penafsiran Al-Thabari, Al-Qurthubi, bahkan Ibnu Abbas, masing-masing dapat ditemui dalam kitab tafsirnya. Dengan demikian, bersumpahnya Allah SWT dengan menggunakan 'Ashr merupakan pengingat tentang amat sangat pentingnya waktu
Berikut bunyi Surat Al-Ashr yang terdiri dari 3 ayat Allah SWT berfirman yang berbunyi:
وَالْعَصْرِ . إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ . إِلَّا الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
Artinya:
"Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran" (QS Al-Ashr 1-3)
Dalam kesempatan ini kita akan membahas tentang keutamaan Surat Al-Ashr yang mana sebelumnya kita sudah membahas Asbabun Nuzul nya berikut beberapa keutamaan Surat Al-Ashr:
Ath-Thabrani meriwayatkan dalam Kitab Al-Aushat dan Imam Al-Baihaqi dalam Syu'abul Iman dari Abi Hudzaifah dia berkata:
كان الرجلان من أصحاب رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا التقيا لم يتفرقا، حتى يقرأ أحدهما على الآخر، سورة «والعصر» ثم يسلم أحدهما على الآخر ...أى: عند المفارقة
Artinya,
"Ada dua sahabat Nabi Muhammad Rasulullah SAW ketika keduanya bertemu, mereka tidak akan berpisah melainkan salah satu dari mereka berdua membaca Surah Al-'Ashr terlebih dahulu. Lalu mengucapkan salam kepada yang lain ketika saling berpisah."
Imam Al-Baidhawi dalam tafsirnya menyebutkan riwayat dari Nabi Muhammad Rasulullah SAW tentang keutamaan surat Al-Ashr yang mana berbunyi:
من قرأ سورة وَالْعَصْرِ غفر الله له وكان ممن تواصوا بالحق وتواصوا بالصبر
Artinya,
"Barang siapa membaca surat Al-’Ashr maka Allah akan memberikan ampunan kepadanya dan dia termasuk dari orang-orang yang saling menasehati untuk kebenaran dan kesabaran."
Syekh Amin Al-Harari dalam tafsirnya menyebutkan riwayat dari Imam As-Syafi'i yang berbeda dengan riwayat Imam As-Syafi'i di atas sebagai berikut:
عن الإِمام الشافعي - رحمه الله تعالى - أنه قال: لو تدبر الناس هذه السورة لوسعتهم
Artinya,
"Dari Imam As-Syafi'i-rahimahullah-berkata: "Seandainya manusia merenungkan surat ini, pastilah surat ini cukup bagi mereka."
Lanjut Syekh Amin menjelaskan bahwa Surat ini merupakan Surat paling Agung, paling ringkas lafalnya, paling banyak maknanya, hikmah dan penjelasannya, dan karena keagungan yang terkumpul makna-makna bahasa yang tinggi. Seperti disebutkan dalam Hadits tentang kisah dua sahabat Nabi saw yang ketika bertemu mereka tidak akan berpisah melainkan salah satu dari mereka membaca surat Al-'Asr terlebih dahulu. Hal ini agar keduanya saling mengingatkan tentang apa yang diwajibkan kepadanya, yatitu melakukan segala perintah dan meninggalkan yang dilarang.
Surat ini juga menunjukkan i'jaz Al-Qur'an, yakni sedikit huruf namun menunjukkan atas segala hal yang dibutuhkan manusia dalam Agama baik, secara ilmu ataupun amal.
Selain itu, kewajiban saling menasehati untuk kebenaran dan kesabaran merupakan isyarat pada amar ma'ruf dan nahi munkar
Itulah beberapa penjelasan tentang keutamaan Surat Al-Ashr semoga bermanfaat dan kembali kita berharap dengan membaca penjelasan keutamaan Surat Al-Ashr ini menambah ilmu bagi kita agar dapat menghargai dan memaksimalkan waktu untuk lebih memperbanyak ibadah dan amal Sholeh sehingga kita termasuk orang-orang yang beruntung. Aamiin (djl)
Sumber: