Bank Mandiri Catat Fundamental Solid di 2025, Mitra Strategis Pemerintah

Bank Mandiri Catat Fundamental Solid di 2025,  Mitra Strategis Pemerintah

Bank Mandiri Catat Fundamental Solid di 2025--

Pada agenda pembangunan sosial dan ketahanan pangan, Bank Mandiri turut mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pembiayaan kepada 147 mitra pelaksana, disertai penguatan tata kelola keuangan yang akuntabel. Di sisi lain, penguatan desa terus diperluas melalui pengelolaan lebih dari 4.700 rekening Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta pembukaan lebih dari 3.700 rekening BUMDes dan BUMDesma, sejalan dengan agenda pengembangan desa dan dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah. 

 

Komitmen tersebut dilengkapi dengan realisasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sepanjang 2025, di mana Bank Mandiri menyalurkan lebih dari 1.174 program TJSL yang mencakup pemberdayaan ekonomi, akses gizi, penyediaan air bersih, serta penguatan kapasitas masyarakat di wilayah prioritas. Bank Mandiri juga bergerak cepat dan hadir meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang tertimpa musibah beberapa waktu lalu.

 

Inisiatif ini memperkuat sinergi yang terintegrasi antara pembiayaan, pendampingan, dan pembangunan sosial untuk menciptakan keunggulan berkelanjutan bagi perekonomian nasional. 

 

Sejalan dengan itu, Bank Mandiri secara konsisten menjalankan perannya sebagai bank nasional yang berkontribusi nyata bagi negara. Hal ini tercermin dari kontribusi langsung kepada masyarakat Indonesia, melalui total dividen sebesar Rp225 triliun dalam 25 tahun terakhir. Pada tahun 2025 dividen Bank Mandiri juga tumbuh kuat mencapai Rp52,5 triliun, yang berasal dari Rp43,5 Triliun atas porsi laba 2024 dan Rp9 Triliun dividen interim atas porsi laba 2025 yang telah dibayarkan pada 14 Januari 2026. 

 

Selain dividen, Bank Mandiri juga berkontribusi secara optimal terhadap penerimaan negara melalui setoran pajak. Secara akumulasi, kontribusi pajak Bank Mandiri mencapai Rp277 triliun dari tahun 2000 ke 2025. Pada tahun lalu, Bank Mandiri telah membayarkan pajak sekitar Rp27 triliun dengan tren yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini menunjukkan peran sistemik Bank Mandiri dalam memperkuat fondasi fiskal nasional. 

 

“Bagi Bank Mandiri, mendukung program prioritas pemerintah bukan sekadar target bisnis, melainkan bagian dari tanggung jawab kami sebagai mitra dan bagian dari ekosistem BUMN dalam memperluas dampak ekonomi yang nyata. Melalui pembiayaan yang terukur, penguatan ekosistem usaha, dan pendampingan yang berkelanjutan, kami ingin memastikan UMKM, desa, dan sektor-sektor strategis memiliki ruang tumbuh yang sehat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih merata,” lanjut Riduan. 

 

Akselerasi Komitmen Keberlanjutan  

Bank Mandiri memperkuat peran ESG melalui tiga pilar utama, yakni Sustainable Banking, Sustainable Operation, dan Sustainability Beyond Banking sebagai bagian dari strategi bisnis dan operasional perusahaan. Hingga akhir Desember 2025, portofolio pembiayaan berkelanjutan bank berkode emiten BMRI ini mencapai Rp316 triliun, atau tumbuh 8 persen secara tahunan, dengan rincian pembiayaan hijau sebesar Rp166 triliun dan pembiayaan sosial sebesar Rp150 triliun. Di mana pangsa pasar pembiayaan hijau Bank Mandiri mencapai lebih dari 35 persen di antara tiga bank besar nasional.

 

Sumber: bank mandiri catat fundamental solid di 2025