Tanpa Jumbo
Pusat keramaian di Hongkong--
donwori
abah... kenapa di portal disway sama sekali tidak meliput berita dugaan pemerkosaan santri di salah satu ponpes di Banyuwangi? padahal kasusnya masih anget dan korban sudah lapor ke polisi. tapi terduga pelaku yg merupakan pengasuh ponpes tsb malah mangkir dari panggilan. apa karena ponpesnya terafiliasi dengan NU dan terduga pelakunya mantan anggota DPRD jatim? kok kesannya NU cuci tangan dan ga mau tau tentang kasus ini. jangan sampai kejadian serupa dulu di Jombang terulang lagi di Banyuwangi karena pelakunya yg orang kuat dan punya massa organisasi keagamaan. bandingkan dengan kasus warung sayap suci. pelaku udah diciduk, warung sudah ditutup di semua cabang. persekusi sudah ramai2 dilakukan GP ansor. Kiai Imam Jazuli juga sampai rela bikin tulisan di disway tentang kasus sayap suci. standar ganda kah? yang penasaran beritanya cari aja di detikcom. disini ga bisa paste link.
dabaik kuy
coba lihat kasus pendeta memperkosa.. sulit juga di proses.... bedakan kelakuan kriminal seperti perkosaan dan kelakuan penghinaan.... menghina bunda maria berarti menghina seluruh org kristen... yg tdk merasa terhina maka di pertanyakan mungkin dia kristen liberal spt juga ada muslim yg tdk merasa terhina maka dia umunya islam liberal.... jd bedakan kriminal (perorangan) dan penghinaan , (menghina seluruh pemeluk agama tsb)
edi hartono
Sumber:
