Bupati juga mengingatkan agar para PNS tidak menjadikan gaji, tunjangan, maupun status kepegawaian sebagai tujuan utama dalam bekerja. Sebaliknya, mereka harus membuktikan komitmen melalui kinerja nyata dan pengabdian yang tulus kepada masyarakat Kabupaten Seluma.
"Saya titip pesan, jangan hanya berorientasi pada gaji dan status. Jadilah PNS yang bekerja dengan hati, disiplin dan loyal kepada negara. Masyarakat Seluma menunggu pelayanan terbaik dari saudara-saudara," tegasnya.
Selain kedisiplinan, Teddy juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan nama baik korps ASN. Dirinya meminta seluruh PNS menjauhi praktik pungutan liar (pungli), gratifikasi, serta penyalahgunaan wewenang yang dapat merugikan masyarakat dan merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah.
"Jaga nama baik korps, jaga integritas dan hindari segala bentuk pungli, gratifikasi, serta penyalahgunaan wewenang. PNS harus jadi contoh di tengah masyarakat, bukan justru menjadi beban," tambahnya.
BACA JUGA:Kementan Gandeng Kemenko PM, Pertanian Disiapkan Jadi Jalan Keluar dari Kemiskinan
Bupati juga mendorong para PNS untuk terus meningkatkan kompetensi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, terutama dalam menghadapi digitalisasi pelayanan publik. Menurutnya, pemerintah daerah membutuhkan ASN yang mampu bekerja cepat, tanggap, profesional dan inovatif dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Bupati berharap para PNS tidak berhenti belajar setelah memperoleh status kepegawaian penuh. Peningkatan kemampuan dan kualitas sumber daya manusia dinilai penting agar pelaksanaan tugas pemerintahan berjalan efektif serta pelayanan publik semakin baik.
"Pemkab Seluma butuh ASN yang cepat, tanggap dan inovatif. Terus belajar, jangan berhenti di sini. Bekerjalah dengan ikhlas, karena pengabdian saudara adalah wujud nyata membangun Seluma yang lebih maju," pungkas Teddy.
Rangkaian pelantikan ditutup dengan pembacaan fakta integritas dan pemberian ucapan selamat dari Bupati Seluma bersama jajaran kepada seluruh PNS yang baru dilantik.