PEMATANG AUR, Radarseluma.disway.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma terus mempersiapkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai memasuki tahap pembangunan fisik pada 2027. Proyek yang diperkirakan menelan anggaran hingga Rp300 miliar tersebut masih menunggu tahapan survei kelayakan serta pemenuhan persyaratan dari kementerian terkait.
BACA JUGA:BGN Nonaktifkan Kepala SPPG dan Korwil Purwakarta Usai Perkelahian di KPPG Bogor
Sebagai bentuk kesiapan daerah, Pemkab Seluma telah menyiapkan lahan seluas 10 hektare yang berlokasi di belakang Pengadilan Negeri Tais. Lahan tersebut direncanakan menjadi lokasi pembangunan fasilitas pendidikan yang menyasar masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan lebih baik.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Seluma, Zuraini, mengatakan bahwa rencana pembangunan Sekolah Rakyat masih bergantung pada hasil penilaian kelayakan dan persetujuan pemerintah pusat.
Menurutnya, pembangunan fisik diharapkan dapat direalisasikan pada 2027 apabila seluruh tahapan administrasi dan persyaratan yang ditetapkan kementerian telah terpenuhi.
“Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, pembangunan fisik pada 2027 diharapkan dapat segera dimulai setelah persyaratan dan persetujuan dari kementerian terpenuhi,” ujar Zuraini.
Ia menjelaskan, estimasi kebutuhan anggaran pembangunan Sekolah Rakyat tersebut berkisar Rp250 miliar hingga Rp300 miliar. Namun, realisasi proyek masih menunggu proses survei kelayakan yang akan dilakukan oleh kementerian terkait.
Pemkab Seluma berharap rencana pembangunan ini dapat berjalan sesuai tahapan yang telah disiapkan. Keberadaan Sekolah Rakyat nantinya diharapkan menjadi salah satu upaya memperluas kesempatan memperoleh pendidikan bagi masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan dukungan pemerintah.
BACA JUGA: Masyarakat Lebih Mudah Mengakses Informasi Pertanahan Melalui ATR/BPN Dekat
Meski demikian, kepastian dimulainya pembangunan tetap menunggu hasil evaluasi serta persetujuan dari pemerintah pusat.(adt)