Dinkes Seluma Catat 19 Kasus HIV Sampai September 2026

Kamis 24-09-2026,13:54 WIB
Reporter : Tri Suparman
Editor : radarseluma

"Meski belum dapat disembuhkan, penderita tetap dapat menjalani kehidupan secara normal apabila rutin menjalani terapi dan mengikuti anjuran tenaga kesehatan," ujarnya.

 

Selain penanganan terhadap penderita, Dinkes Seluma juga terus memperkuat upaya pencegahan untuk menekan risiko penularan HIV. Salah satunya melalui kegiatan edukasi kepada masyarakat mengenai HIV dan pentingnya menerapkan perilaku hidup sehat.

 

Masyarakat juga didorong untuk memahami pentingnya deteksi dini, terutama bagi kelompok yang memiliki faktor risiko. Pemeriksaan kesehatan diperlukan agar kondisi seseorang dapat diketahui lebih awal dan penanganan dapat segera diberikan apabila ditemukan infeksi.

 

Dinkes Seluma juga mengingatkan masyarakat untuk tidak memberikan stigma maupun perlakuan diskriminatif terhadap orang dengan HIV. Dukungan dari keluarga dan lingkungan sekitar sangat dibutuhkan agar penderita tetap memiliki semangat menjalani pengobatan.

 

"Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan stigma maupun diskriminasi terhadap orang dengan HIV," tegasnya.

 

Menurut Sasmi, stigma terhadap penderita HIV dapat berdampak terhadap keberanian seseorang untuk melakukan pemeriksaan maupun melanjutkan pengobatan. Karena itu, edukasi mengenai HIV harus terus dilakukan agar masyarakat memiliki pemahaman yang benar mengenai penyakit tersebut.

 

Dinkes Seluma akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kasus HIV di wilayah Kabupaten Seluma. Pemantauan dilakukan untuk memastikan penderita yang telah terdata tetap mendapatkan pengobatan serta sebagai bagian dari upaya menekan penularan.

 

"Pemantauan tentu rutin kami lakukan, agar penderita HIV ini bisa terdeteksi dan menekan angka penularan," pungkasnya.

 

Kategori :