PEMATANG AUR, Radarseluma.disway.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Seluma kembali melakukan pemantauan kualitas udara ambien melalui metode Passive Sampler. Pada Selasa, 22 September 2026, alat pemantauan yang telah dipasang di sejumlah titik pengukuran resmi diambil setelah menjalani proses pemaparan selama 14 hari.
BACA JUGA:Berhalangan Hadir Assessment Satu Peserta Seleksi JPT Tidak Gugur
BACA JUGA:Seleksi 43 pwserta JPT Pratama Seluma Libatkan Tim Kementerian
Pengambilan Passive Sampler Tahap II tersebut dilakukan pada beberapa lokasi yang mewakili kawasan perindustrian, permukiman, transportasi, dan perkantoran di Kabupaten Seluma.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Seluma, Ikhwan Efendi, mengatakan pengambilan alat dilakukan setelah seluruh proses pemaparan di titik pemantauan selesai sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
"Pengambilan alat ini merupakan tahapan lanjutan setelah Passive Sampler dipaparkan selama 14 hari di sejumlah titik yang telah ditentukan," kata Ikhwan Efendi.
Menurutnya, sampel yang diperoleh dari alat tersebut akan memberikan gambaran mengenai konsentrasi polutan udara ambien di wilayah Kabupaten Seluma. Data tersebut penting untuk mengetahui kondisi kualitas udara berdasarkan hasil pengukuran di lapangan.
Setelah diambil, seluruh sampel selanjutnya akan dikirim ke laboratorium rujukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk menjalani proses analisis dan pengujian.
Ikhwan menjelaskan hasil analisis laboratorium nantinya menjadi salah satu bahan dalam penyusunan data Indeks Kualitas Udara (IKU) Kabupaten Seluma. Karena itu, setiap tahapan pemantauan dilakukan sesuai prosedur agar data yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan.
"Kami berharap hasil pengujian nantinya dapat memberikan data yang valid mengenai kondisi kualitas udara di Kabupaten Seluma, sehingga dapat menjadi bahan evaluasi dalam upaya pengelolaan dan perlindungan lingkungan," ujarnya.
DLH Kabupaten Seluma berkomitmen melaksanakan pemantauan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menyediakan data lingkungan yang akurat. Data tersebut diharapkan dapat mendukung pemerintah daerah dalam mengambil langkah pengelolaan lingkungan serta menjaga kualitas udara bagi masyarakat.
Dengan adanya pemantauan di berbagai karakter kawasan, kondisi kualitas udara di Kabupaten Seluma diharapkan dapat diketahui secara lebih menyeluruh dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.(adt)