BSI Serta Kemendiktisaintek Siapkan Kemandirian Karier Mahasiswa!

Sabtu 11-04-2026,09:01 WIB
Reporter : Jeffri Ginting
Editor : Jeffri Ginting

 

JAKARTA, Radarseluma.disway.id  – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) melalui inisiatif BSI Scholarship secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dalam meluncurkan program pembinaan bertajuk Talenta KIP-K BSI. Program ini diproyeksikan sebagai instrumen penguatan kapasitas diri dan pengembangan keterampilan non-teknis bagi mahasiswa penerima KIP Kuliah yang telah memasuki tingkat akhir masa studi.

 

BACA JUGA:Kasus Pungli PPG Kemenag Seluma Segera Sidnang, 2 Tersangka Dilimpahkan ke Pegadilan

BACA JUGA:Dampak Banjir Seluma, Hendri Satrio Harapkan Perbaikan Infrastruktur Segera Dilakukan

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyambut baik kolaborasi ini sebagai upaya nyata dalam menjaga talenta bangsa agar tetap kompetitif di tengah keterbatasan.

 

“Kami sangat mendukung program-program seperti ini dan berharap inisiatif serupa dapat diikuti oleh lebih banyak yayasan, instansi, dunia usaha, serta perbankan lainnya. Semakin banyak pihak yang bergotong royong, semakin besar pula peluang kita untuk membantu anak-anak muda Indonesia yang memiliki semangat belajar, potensi besar, dan tekad kuat untuk menempuh pendidikan tinggi, meskipun masih menghadapi berbagai keterbatasan. Mereka adalah talenta bangsa yang harus kita jaga, dukung, dan antarkan agar tumbuh menjadi generasi unggul yang kelak memberi kontribusi nyata bagi Indonesia,” ujar Brian.

 

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan untuk memperkuat pilar pendidikan sekaligus mencetak sumber daya manusia yang siap pakai di industri.

 

"Melalui Talenta KIP-K BSI, kami ingin memastikan bahwa mahasiswa penerima KIP Kuliah tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kepercayaan diri dan kompetensi teknis yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini, khususnya dalam memahami ekosistem ekonomi syariah," tegas Anggoro.

 

BACA JUGA: Tak Ada Penerimaan CPNS di Tahun 2026, Pemda Jaga Stabilitas Keuangan Daerah

Melalui program ini, para peserta akan menerima berbagai fasilitas pendukung pengembangan kompetensi, mulai dari rangkaian lokakarya strategi karier pasca-kampus hingga pendalaman materi terkait literasi ekonomi dan keuangan syariah. Selain itu, para penerima manfaat akan diberikan akses untuk bergabung dalam jejaring komunitas penerima beasiswa BSI di tingkat regional maupun nasional.

Kategori :