Diprediksi, Idulfitri Sabtu 21 Maret, Hari ini Sidang Isbat Digelar

Kamis 19-03-2026,10:24 WIB
Reporter : Jeffri Ginting
Editor : Jeffri Ginting

BACA JUGA:Muhasabah Akhir Ramadhan: Menghitung Amal, Menata Hati, dan Menjemput Ampunan di Penghujung Bulan Suci

BACA JUGA:Sebanyak 7000 Pemudik Diberangkatkan BNI di Program Mudik BUMN Gratis 2026

"Fakta astronomi, pada saat Maghrib 19 Maret 2026 di wilayah Asia Tenggara, hilal belum memenuhi kriteria baru MABIMS, ditunjukkan pada kurva kuning yang melintasi Asia Tengah," kata Thomas kepada wartawan, Selasa (10/3/2026).

 

Untuk diketahui, kriteria MABIMS sejak 2021/2022, bulan awal hijriah ditetapkan jika tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

 

Dengan kondisi tersebut, menurutnya, 1 Syawal 1447 H diperkirakan jatuh pada 21 Maret 2026. Namun, dia mengatakan keputusan tanggal Lebaran masih harus menunggu keputusan sidang isbat.

 

"Maka 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada 21 Maret 2026, akan menunggu keputusan sidang isbat," sambungnya.

Namun, Thomas menjelaskan terdapat kemungkinan berbeda jika menggunakan kriteria lain. Berdasarkan kriteria Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), posisi bulan sudah memenuhi syarat.

 

"Sedangkan menurut kriteria KHGT (kurva ungu), posisi bulan telah memenuhi kriteria dan ijtima' telah terjadi sebelum fajar di Selandia Baru (ada catatan kecil di peta ini)," ujarnya.

 

"Maka menurut kriteria KHGT 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada 20 Maret 2026," imbuh dia.

 

Kategori :