Waspadai Peredaran Uang Palsu Jelang Lebaran, Sudah Ditemukan di Seluma

Sabtu 07-03-2026,06:56 WIB
Reporter : Jeffri Ginting
Editor : Jeffri Ginting

 

"Biasanya pelaku datang seperti pembeli biasa. Karena kondisi sedang ramai, kadang pemilik warung atau agen tidak sempat memeriksa uang secara teliti. Di situ pelaku memanfaatkan kelengahan," jelasnya.

 

Ady juga menambahkan, menjelang Idulfitri perputaran uang tunai di masyarakat memang mengalami peningkatan signifikan. Selain meningkatnya aktivitas belanja kebutuhan Lebaran, masyarakat juga ramai melakukan penukaran uang baru untuk berbagai keperluan saat hari raya. Tingginya transaksi uang tunai tersebut, sering dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk menyelipkan uang palsu dalam peredaran di masyarakat.

 

"Menjelang Idul Fitri, penukaran uang baru juga sangat ramai. Perputaran uang meningkat tajam sehingga ini menjadi celah bagi penyebar uang palsu untuk melancarkan aksinya," terangnya.

 

Dirinya pun mengimbau para pedagang dan pelaku usaha kecil agar lebih teliti saat menerima uang dari pembeli. Pemeriksaan sederhana seperti melihat, meraba dan menerawang uang dapat membantu mengenali ciri keaslian uang.

 

Selain itu, dirinya juga berharap aparat penegak hukum dapat segera menindaklanjuti temuan tersebut agar peredaran uang palsu tidak semakin meluas di tengah masyarakat.

Menurutnya, tindakan tegas dari aparat sangat diperlukan untuk memberikan efek jera kepada para pelaku sekaligus memberikan rasa aman bagi para pelaku usaha kecil yang rentan menjadi korban.

 

"Untuk kepolisian agar segera menindaklanjuti ini. Apalagi jelang Lebaran penukaran uang sangat banyak, sehingga bisa menjadi celah penyebaran uang palsu," pungkasnya.

 

BACA JUGA:Adab Berbuka Puasa: Menyempurnakan Ibadah dengan Sunnah Rasulullah SAW

Dengan meningkatnya kewaspadaan masyarakat, diharapkan peredaran uang palsu dapat dicegah sejak dini sehingga aktivitas ekonomi menjelang Idul Fitri di Kabupaten Seluma dapat berlangsung aman dan lancar.(ctr)

Kategori :