BACA JUGA: Sebanyak 24.000 Dapur MBG Dapat Insentif Rp 6 Juta/Hari
BACA JUGA:CAPHRA calls out FCTC’s “Myths vs Facts” Campaign that Ignores Real-World THR Success
Sarana ini merupakan hasil modifikasi kereta ekonomi AC package generasi sebelumnya yang dikerjakan Insan Balai Yasa Manggarai. Penyesuaian difokuskan pada interior serta konfigurasi kursi untuk meningkatkan pengalaman perjalanan jarak jauh.
Setiap unit memiliki 93 tempat duduk dengan formasi 3:2 yang lebih ergonomis dan lebih lapang dibandingkan susunan sebelumnya yang berkapasitas 106 kursi. Fitur reversible memungkinkan arah kursi disesuaikan dengan laju kereta api.
Dari sisi tarif, posisinya berada di atas PSO [Public Service Oblogation] dan di bawah Ekonomi Reguler. Skema ini memberikan alternatif bagi masyarakat yang menginginkan harga tetap terjangkau dengan fasilitas yang lebih baik dibandingkan kelas ekonomi bersubsidi.
BACA JUGA:Penyaluran THR Seluma Tunggu Regulasi Pusat, CPNS Dipastikan Terima
“Lebaran menuntut kesiapan menyeluruh. Melalui inovasi pada sarana yang ada, kapasitas bertambah dan kualitas perjalanan meningkat. Pelanggan memiliki lebih banyak pilihan jadwal serta kelas sesuai kebutuhan,” tutup Franoto.