TUMBUAN, Radarseluma.disway.id - Belum berselang sehari dari peristiwa kecelakaan sebelumnya, insiden lalu lintas kembali terjadi di wilayah Kabupaten Seluma. Kali ini, tabrakan melibatkan dua unit mobil di ruas jalan lintas Kabupaten Seluma, tepatnya di depan pabrik CPO PT. Agrindo Indah Persada (AIP) yang berada Desa Tumbuan, Kecamatan Lubuk Sandi. Pada Senin, 23 Februari 2026 pagi, sekitar pukul 07.00 WIB.
BACA JUGA:Anak Anggota DPRD Seluma Dilaporkan ke Polres Terkait Pencurian Mobil Terios
BACA JUGA:WIFI Resmi Luncurkan Internet Rakyat, Paket 100 Mbps Dibanderol Rp100 Ribu
Peristiwa tersebut sontak membuat gempar warga sekitar yang tengah beraktivitas di pagi hari. Lokasi kejadian yang berada di jalur utama penghubung antara Kabupaten Seluma dan Bengkulu Selatan sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat.
Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, kecelakaan bermula saat mobil Honda Brio bernomor polisi BG 1237 ZX yang dikendarai Adif (30) seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Inspektorat Kabupaten Seluma, melaju dari arah Kota Bengkulu menuju ke arah Tais untuk berangkat bekerja.
Di saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju mobil Toyota Avanza bernomor polisi BD 1887 BD milik Meni Meliani warga Kelurahan Pasar Bawah, Kecamatan Kota Manna Kabupaten Bengkulu Selatan yang belum diketahui identitas sopir nya melaju dari arah Kota Manna menuju ke arah Kota Bengkulu.
Menurut keterangan warga setempat, kecelakaan diduga terjadi akibat mobil Avanza hilang kendali saat melintasi tikungan di depan pabrik CPO. Kendaraan tersebut disebut-sebut melebar ke jalur kanan atau masuk ke jalur berlawanan sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.
BACA JUGA:Honda Brio Mobil Paling Incar Kaum Muda di Indonesia, Cocok untuk Jalan-jalan Keluarga
"Mobil Avanza tadi sepertinya sopirnya mengantuk. Dari arah Manna mau ke Kota Bengkulu, tapi pas menikung malah masuk ke jalur kanan. Jadinya tabrakan dengan Brio yang datang dari arah berlawanan," kata Abimayu warga Desa Tumbuan yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.