Dalam Setahun, Ada Penambahan 2 Juta Nasabah BSI! Dampak Perkuat Transformasi Digital dan Bisnis Emas

Rabu 18-02-2026,14:01 WIB
Reporter : Jeffri Ginting
Editor : Jeffri Ginting

 

Jakarta,Radarseluma.disway.id - Kinerja tumbuh signifikan ditunjukan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk dalam kurun waktu empat tahun terakhir. Dan pada tahun 2025, BSI mencatat kinerja solid, hampir seluruh indikator kinerja tumbuh dobel digit jauh diatas industri.

 

BACA JUGA:Lakalantas Pegawai Pengadilan Negeri Tais Meninggal Dunia

BACA JUGA:Membersihkan Hati dengan Taubat Menjelang Bulan Suci: Menyambut Ramadhan dengan Jiwa yang Suci dan Penuh Harap

Kinerja solid BSI pada tahun 2025 ditopang berbagai faktor dan berjalannya fungsi intermediasi yang didukung pendanaan yang ample serta penyaluran pembiayaan yang sehat, tepat sasaran, dan juga kontribusi dukungan pembiayaan program yang sejalan dengan Astacita Pemerintah.

 

Direktur Finance & Strategy BSI Ade Cahyo Nugroho pada acara Sharia Economic Forum yang digelar di Jakarta mengatakan kinerja BSI yang solid juga hasil dari optimalisasi dual license yang dimiliki perseroan sebagai bank syariah dengan unique selling proposition Islamic ecosystem dan juga izin sebagai bullion bank. ‘’Terbukti dalam kurun waktu 8 bulan terakhir sejak BSI mendapat license Bullion Bank, kenaikan bisnis emas melesat di atas 100%", ujarnya.

 

Cahyo mengatakan BSI mempelajari bahwa berdasarkan riset yang dipelajari BSI, tantangan terbesar bank syariah saat ini adalah adanya keberadaan fisik sebagai bentuk kehadiran bank syariah di publik serta produk yang mudah diakses masyarakat secara universal. Menjawab tantangan tersebut, dalam kurun waktu dua tahun terakhir BSI menyusun strategi transformasi digital di antaranya menyediakan 5.000 ATM/CRM di ruang publik, memperbanyak mesin EDC dan QR bekerja sama dengan merchant.

 

BACA JUGA:Tak Akan Gabung ke Board of Peace Buatan Trump, VAtikan Kedepankan PBB

Kehadiran physical branch di tempat strategis adalah dalam rangka meningkatkan awareness melalui physical branch di tempat-tempat strategis serta masuk ke segmen retail yang notabene memiliki preferensi literasi syariah dalam pemilihan produk finansial. ‘’Dulu jarang ada kita melihat keterwakilan bank syariah di public place. Jika ada ATM ditempatkan di cabang. Sekarang mesin ATM BSI berlokasi di tempat-tempat umum atau pusat keramaian.’’

 

Langkah yang ditempuh BSI terbukti efektif. Bahwa Transformasi digital, penguatan kapasitas dan kapabilitas IT, peningkatan awareness dan inklusi produk syariah yang acceptable dan mudah seperti emas mampu mendorong kinerja perseroan tumbuh diatas industri. Sepanjang tahun 2025, peningkatan customer based mencapai 2 juta orang dengan kelolaan emas bullion sekitar 2 ton emas.

Kategori :