“Seluruh perjalanan di jalur selatan Jawa berlangsung normal. Pada lintas utara, khususnya di wilayah Daop 4 Semarang, sempat dilakukan pengaturan operasional akibat luapan air di beberapa titik. Saat ini kondisi tersebut telah berangsur normal,” ujar Anne.
Terdapat tiga titik genangan air di wilayah Daop 4 Semarang yang berdampak pada pengaturan operasional perjalanan kereta api di lintas utara. Pada petak jalan Tegowanu–Brumbung di BH 46 Km 21+9/0 serta petak jalan Gubug–Tegowanu di BH 59 Km 27+9/0, diberlakukan pembatasan kecepatan sementara Taspat 60 km per jam untuk jalur hulu dan hilir.
Sementara itu, pada petak jalan Karangjati–Gubug Km 32+5/7, jalur hilir sempat diberlakukan Semboyan 3 mulai pukul 10.08 WIB dan update terakhir 11.27 WIB berangsur pulih dengan kecepatan terbatas 20km/jam serta jalur hulu tetap dalam kondisi normal.
Pengaturan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan keselamatan perjalanan. Secara bertahap, perjalanan kereta api di lintas tersebut kembali berjalan sesuai ketentuan operasional.
BACA JUGA:Pemkab Seluma Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim Sambut Ramadhan 1447 H
“KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang sempat dirasakan sebagian pelanggan di lintas utara. Kami juga mengapresiasi kesabaran pelanggan selama proses penanganan berlangsung. Tim prasarana terus melakukan pemantauan debit air dan inspeksi berkala guna memastikan keamanan serta kelancaran perjalanan kereta api yang melintas di jalur tersebut,” tutup Anne.
Bagi pelanggan yang memilih perjalanan kereta api melintasi jalur utara, diimbau untuk memperbarui informasi melalui Contact Center KAI 121, WhatsApp 0811-2223-3121, atau media sosial resmi KAI 121.
KAI berkomitmen menjaga keselamatan, keamanan, serta keandalan layanan di tengah tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur panjang ini.