Jakarta, Radarseluma.Disway.id – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dalam mewujudkan Jakarta sebagai Kota Global dan Berbudaya.
BACA JUGA:Bea Cukai Segel Toko Emas Tiffany & Co, Terkait Barang Impor
BACA JUGA:Diduga Terima Rp 1 M Dari Bandar Narkoba, Kapolres Bima Kota Dicopot
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan tentang sinergitas pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Penandatanganan kerja sama tersebut langsung diteken oleh Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balairung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (11/2).
Pramono menjelaskan, dengan adanya nota kesepakatan antara Pemprov DKI Jakarta dengan BPKP, diharapkan terwujud penguatan sinergi pengawasan dan peningkatan efektivitas tata kelola pemerintahan yang akuntabel, berintegritas, dan berkelanjutan, guna mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional dan daerah menuju Jakarta sebagai Kota Global dan Berbudaya.
Untuk itu kata Pramono, Pemprov DKI Jakarta membuka pintu seluas-luasnya untuk BPKP bisa masuk untuk mengawasi dan memonitor.
"Bagi Jakarta peran BPKP itu sangat sentral dan kami sebagai institusi yang terus terang membuka diri seluas-luasnya untuk selalu diawasi, diatensi, dimonitor oleh BPKP, " katanya.
BACA JUGA:Pj Sekda Bengkulu Lantik Tujuh Komisioner KPID Bengkulu
Pramono yakin, sinergi pengawasan dengan BPKP akan membawa dampak positif di internal Pemprov DKI Jakarta maupun BUMD-nya. "Saya yakin pasti di internal Balai Kota sendiri mereka juga akan merasa bekerja dengan aman dan dengan nyaman termasuk BUMD yang ada," ucapnya.