BACA JUGA:Wamen Ossy: Peningkatan SDM sebagai Fondasi Pembangunan Nasional
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Seluma, Drs Amri, MPd menyebutkan, ada belasan komoditas utama yang menjadi fokus pengawasan. Di antaranya beras, gula pasir, minyak goreng, daging sapi, daging ayam, telur ayam, susu, garam, cabai, sayur-mayur, hingga LPG.
Namun demikian, dari hasil peninjauan ditemukan dua komoditas yang mengalami kenaikan harga. Yakni daging ayam dan cabai. Harga daging ayam saat ini berada di kisaran Rp 45 ribu per kilogram, naik sekitar Rp 1.000. Sedangkan harga cabai mencapai Rp 50 ribu per kilogram.
"Menurut keterangan pedagang, harga ayam memang mengalami kenaikan bertahap. Bahkan hampir setiap hari bisa naik sekitar Rp 1.000 per kilogram," jelas Amri.
Meski terjadi kenaikan, pemerintah daerah menilai kondisi tersebut masih dalam batas wajar dan belum berdampak signifikan terhadap daya beli masyarakat. Pengawasan akan terus dilakukan secara berkala untuk memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang drastis menjelang Ramadan maupun saat bulan puasa berlangsung.
Sebagai langkah menjaga keterjangkauan harga, DKP Kabupaten Seluma berencana menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebelum Ramadan. Program ini akan menyediakan sejumlah bahan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Selain itu, DKP juga akan berkoordinasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk menyalurkan paket sembako kepada warga kurang mampu dalam rangkaian kegiatan GPM.
"Yang pasti, kami akan terus menjaga pasokan dan keterjangkauan harga selama bulan Ramadan. Dalam waktu dekat, gerakan pangan murah akan segera dilaksanakan," pungkas Amri.
BACA JUGA:KPK Geledah Kantor dan Rumah Dinas Ketua PN Depok, Sita USD 50 Ribu dan Dokumen
BACA JUGA:Jelang Ramadan, Tim Gabungan Pantau Harga Pangan di Pasar Tais Seluma
Dengan pengawasan lintas sektor dan intervensi pasar melalui program pangan murah, Pemerintah Kabupaten Seluma berharap stabilitas harga tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok.(ctr)